TribunBali/

Jual Baju Bekas di Bali Omzet Rp 8 Juta per Hari

"Orang bule saja tidak malu-malu beli baju bekas di sini. Malah banyak yang borong," ujar Ade sembari tertawa.

 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Irma Yudistirani


TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Jual baju bekas di Bali ternyata sangat menjanjikan keuntungan, meskipun butik dan distro bertebaran di Pulau Dewata. Ini seperti yang diungkapkan oleh Made Rai (32), seorang penjaga lapak baju bekas di Jalan Mahendradatta, Denpasar, Selasa (4/3).

Dalam sehari lapak baju bekas ini mendapatkan omzet delapan juta per hari. Namun pada Sabtu dan Minggu serta liburan anak sekolah tiba, omzet Made Rai bisa di atas Rp 15 juta per hari. " Itu kalau cuacanya cerah. Tapi kalau hujan sekitar lima juta," kata Ade, sapaan akrabnya, saat ditemui Tribun Bali.

Umumnya, pembeli baju bekas adalah para pendatang dari luar pulau Bali. Masyarakat Bali sendiri, kata Ade, cenderung malu saat mendatangi butik yang buka setiap hari pukul 18.00 sampai 02.00 Wita ini. "Orang bule saja tidak malu-malu beli baju bekas di sini. Malah banyak yang borong," ujar Ade sembari tertawa.

Ade yang menggelar dagangannya di atas tanah kosong ini mendapatkan pasokan baju bekas dari Tanjung Priok Jakarta. "Kalau stoknya mulai sedikit, bos saya langsung telepon Jakarta. Barang akan dikirim melalui jasa pengiriman. Seminggu sekali kita datangkan barangnya," kata pria tambun ini.

 

Tags
Bali
Editor: Sunarko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help