Tip Sehat untuk Anda

Saat Kaki Bengkak, Ibu Hamil Sebaiknya Tak Berdiri Terlalu Lama

Odem atau kaki bengkak pada kehamilan bisa disebabkan faktor fisiologis maupun patologis.

Saat Kaki Bengkak, Ibu Hamil Sebaiknya Tak Berdiri Terlalu Lama
Tribun Bali/ Net
Ilustrasi perawat kaki

TRIBUN-BALI.COM - Odem atau kaki bengkak pada kehamilan bisa disebabkan faktor fisiologis maupun patologis.

Yang patologis, patut dicurigai si ibu mengalami preeklampsia, terlebih jika tangan dan wajahnya pun bengkak.

Yang fisiologis disebabkan pembuluh darah balik/vena tertekan akibat kehamilan yang membesar.

Hingga terjadilah bendungan yang menyebabkan darah tak bisa mengalir selancar biasanya.

Aliran darah yang pelan inilah yang membuat sebagian cairan keluar melalui rongga-rongga antar sel, lalu timbul bengkak.

Nah, karena bendungannya terjadi pada vena, maka bengkak pun hanya terjadi di bagian bawah perut, yang paling sering di bagian kaki dan ujung kaki.

Odem fisiologis bisa terjadi sepanjang kehamilan, tapi umumnya baru muncul di kehamilan trimester II dan III.

Namun tak semua ibu hamil mengalaminya, mungkin karena bendungannya tak parah.

Yang jelas, odem fisiologis akan hilang sendiri setelah melahirkan, karena bendungannya tak ada lagi.

Bengkak ini pun tak bisa diobati dan si ibu juga tak boleh minum obat antibengkak karena dikhawatirkan berdampak buruk pada janin.

Dianjurkan tak berdiri terlalu lama atau berjalan terlalu jauh.

Perbanyak istirahat dengan duduk bersandar sambil menyangga kedua kaki di atas kursi kecil atau bantal.

Tidurlah dengan posisi kaki dinaikkan di atas bantal atau ambil posisi miring ke kiri, dan jangan gunakan kaus kaki dengan elastik keras di bagian atas. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:

Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali

Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali

Tags
tips
Editor: Iman Suryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved