Liga Champions

Lupakan El Clasico di Final, Sudah Terlalu Membosankan

Juventus dan Barcelona adalah dua jawara dengan tradisi juara di negara masing-masing. Dan pertemuan mereka kali ini adalah pertama di final.

Lupakan El Clasico di Final, Sudah Terlalu Membosankan
afp
Pemain Juventus merayakan keberhasilan lolos ke final di Santiago Bernabeu, Madrid, Kamis (14/5) 

Catatan Sepakbola M Said Hudaini
Wartawan Tribun Bali

BANYAK orang mengandaikan duel el Clasico di final Liga Champions 2015 sebagai final ideal. Saya termasuk yang paling bersyukur angan-angan itu akhirnya tidak terwujud di stadion Olimpio, Berlin 6 Juni nanti.

Secara subjektif, saya melihat pertemuan dua raksasa sepakbola Spanyol, Real Madrid vs Barcelona, itu sebagai duel yang terlampau sering dan bikin boring. Sehebat apapun, sesuatu yang diulang terus menerus, akan kehilangan daya magnitude.

Memang tak bisa ditampik, kita yang menikmati sepakbola modern abad ini wajib memberi tabik kepada sepakbola Spanyol. Peramu sepakbola Negeri Matador inilah yang menemukan cara bermain sepakbola baru di era ini.

Siapa orang yang tak mengagumi kedahsyatan tiki-taka? Teknik sepakbola dari kaki ke kaki ini gemilang mengantar Spanyol memboyong Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012.

Dominasi ini makin mengental ketika Liga Spanyol diisi makhluk-makhluk sepakbola penuh mukjizat seperti Cristiano Ronaldo di Real Madrid dan Lionel Messi di Barcelona.

Rivalitas individual keduanya membawa La Liga menduduki puncak perhatian umat sepakbola seluruh dunia, melampaui Liga Jerman, Liga Inggris, dan Liga Italia.

Berganti-gantian Ronaldo dan Messi menabalkan diri sebagai profil paling pantas meraih penghargaan Ballon D'or.

Maka tak heran banyak orang menginginkan Real Madrid bertemu lawan abadinya, Barcelona di laga Final Liga Champions tahun ini.

Apalagi dalam drawing laga semifinal, keduanya tak bersua. Barcelona harus menghadapi raksasa Bavaria Bayern Munchen. Sementara Real Madrid harus meladeni raksasa dari Turin, Juventus.

Halaman
123
Penulis: mshudaini
Editor: Komang Agus Ruspawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help