Tips Sehat untuk Anda

Bayi Sungsang Dalam Kandungan? Cara Ini Bisa Memperbaiki Posisi Bayi

Persalinan yang dilakukan terhadap bayi sungsang memiliki resiko kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) tujuh kali lebih besar daripada pers

Bayi Sungsang Dalam Kandungan? Cara Ini Bisa Memperbaiki Posisi Bayi
Net/google
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Persalinan yang dilakukan terhadap bayi sungsang memiliki resiko kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) tujuh kali lebih besar daripada persalinan normal.

"Posisi sungsang adalah posisi dimana kepala bayi berada di atas sedangkan bokong atau kaki bayi berada di bawah," ujar dokter spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fetomaternal RSUP Sanglah, dr  AAG Putra Wiradnyana, SpOG(K), Sabtu (30/5/2015).

Pada umumnya ada tiga faktor yang menyebabkan posisi bayi dalam kandungan tersebut sunsang, yaitu faktor ibu, bayi dan plasenta.

Faktor ibu misalnya kelainan pada bentuk kandung rahim, adanya tumor, dll.

Faktor bayi misalnya bayi mengalami kelainan pada kepala (anencephaly).

Faktor lainnya adalah plasenta, misalnya letak plasenta yang berada di depan atau anterior kandung rahim.

"Biasanya 27-30 persen bayi sungsang diakibatkan oleh faktor plasentanya,"

Ia menjelaskan, teknik persalinan pada bayi sungsang bisa dilakukan secara bermacam-macam.

Jika pada kasus bayi sungsang yang saat dilakukan pemeriksaan kehamilan diketahui posisi bokong bayi berada dibawah dan kemajuan kehamilannya progresif, itu bisa dilakukan persalinan normal.

Namun, jika posisi bayi yang dua atau satu kakinya berada di bawah, maka pada persalinan tersebut harus dilakukan dengan jalan operasi.

Apabila saat pemeriksaan diketahui bayi pada posisi sungsang, sang ibu  dapat mencoba memperbaiki posisinya dengan rutin melakukan knee chest position (posisi nungging) sebanyak 7-8 kali sehari di tempat tidur selama aekita 2-3 menit.

Selain itu, posisi sungsang pada bayi dapat dilakukan untuk dilakukan rotasi dan dilakukan di ruang operasi yang standby dan dilakukan jika usia kandungan sudah cukup bulan, namun cara ini lebih berresiko bayi terlilit tali pusar.(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: gunawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved