Citizen Journalism

Memilah Sampah Menuai Rezeki

Kesadaran daur ulang sampah perlu ditingkatkan demi kesehatan. Mulai dari cara memilah sampah organik dan anorganik, hingga menghasilkan uang.

Memilah Sampah Menuai Rezeki
net
ilustrasi 

Penulis: Ratih Kumala Putri
Pegawai Swasta

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Bank sampah sudah ngetrend sejak beberapa tahun lalu. Namun, masih sedikit masyarakat tahu fungsi dari kehadiran bank sampah.

Konsep bank sampah ini hadir ketika kekhawatiran melanda, terkait masalah sampah.

Biasanya masyarakat yang menghasilkan sampan anorganik seperti plastik, botol plastik, besi dan yang tidak bisa didaur ulang, dibuang atau dibakar begitu saja tanpa memperhatikan dampak di kemudian hari.

Kesadaran masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik masih kurang.

Sehingga sampah yang sampai ke tempat pembuangan akhir sudah bercampur aduk, baru dipilah oleh petugas di TPA.

Ya kalau TPA-nya menjalankan program baik tentang pemilahan sampah.

Kalau tidak? Maka sampah yang bercampur itu akan dibakar menghasilkan abu yang jelas tak bisa dipakai.

Seperti salah satu TPA yang pernah ditemukan di daerah Tuban, Kuta, Badung, Bali.

Menghasilkan sampah gampang sekali, kalau mengolahnya butuh proses berkali-kali.

Halaman
12
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved