Citizen Journalism

Gerakan Beach Clean Up Mahasiswa FKP Unud

Gerakan beach clean up mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan, Unud kali ini banyak diikuti peserta karena adanya mahasiswa baru.

Gerakan Beach Clean Up Mahasiswa FKP Unud
istimewa
Mahasiswa Unud bersihkan Pantai Kuta. 

RATUSAN mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan, Unud membersihkan sampah di Pantai Kuta, Badung, Sabtu (12/09/2015).

Mahasiswa sudah berkumpul di Pantai Kuta sejak pukul 06. 00 Wita. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini berasal dari dua program studi, yaitu Ilmu Kelautan dan Management Sumberdaya Perairan. Pembersihan dimulai pada pukul 07.00-08.30 Wita.

Bukan hanya mahasiswa, semua elemen yang ada di FKP, dosen dan staf juga ikut. Kegiatan ini dilakukan untuk menginspirasi masyarakat agar lebih peduli terhadap laut.

“Kita bukan sebagai tukang bersih-bersih, kita ingin menginspirasi saja,” ungkap Ketua Pelaksana Beach Clean Up, I Gede Hendrawan yang juga Pembantu Dekan III bagian kemahasiswaan.

Mahasiswa yang datang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah mahasiswa yang datang mulai pukul 05.00 Wita. Mereka melakukan pengambilan data sampah Pantai Kuta. Pengambilan data ini rutin dilakukan setiap bulan. Sedangkan kelompok kedua adalah mahasiswa yang hanya mengikuti kegiatan clean up saja.

Mahasiswa yang datang melebihi ekspektasi sebelumnya. Panitia memperkirakan 100 orang yang datang. Tetapi saat kegiatan, hampir 200 yang datang. Hal ini pun disambut positif oleh ketua pelaksana.

“Antusiasme mahasiswa sangat besar,” tambahnya.

Kegiatan ini juga merupakan suatu pengingat bagi masyarakat supaya menjaga lingkungan, khususnya laut. Menjaga laut sangat penting bagi setiap orang. Sehingga setiap orang berkewajiban untuk melestarikanya.

“Jika sampah sudah masuk ke laut, biota laut makan sampah. Sama artinya kita makan sampah,” katanya. Ia juga menjelaskan sampah yang masuk ke laut akan berbahaya bukan saja untuk ekosistem laut melainkan juga manusia.

Koordinator beach clean up dari mahasiswa, Surya Risuana mengungkapakan, kegiatan semacam ini dilakukan setiap bulan. Banyak mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan ini.

“Saat ini ada angkatan baru. Mereka sangat interest mengikuti kegiatan ini,” tambahnya.

Proses pembersihan dilakukan dari arah berbeda. Kelompok pertama bergerak dari arah Legian ke arah barat. Kelompok kedua sebaliknya, mereka bergerak ke arah Legian. Setiap orang memunguti sampah yang berada di pantai.

Dari data yang dikumpulkan, puntung rokok menjadi sampah paling dominan. Sampah-sampah ini nantinya akan dikumpulkan dan dibuang ke tempat pembuangan akhir oleh petugas kebersihan. (*)

Kiriman: Jajang Noor
Mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan Unud

Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved