Citizen Journalism

Berbagi Pengetahuan Melalui Talk and Free

Kegiatan Talk and Free dilaksanakan dua kali dalam seminggu di tempat yang disepakati, di taman kota, warung makan, dan tempat umum lainnya.

Berbagi Pengetahuan Melalui Talk and Free
istimewa
Belajar bersama melalui talk and free di pelataran kampus. 

TALK and Free merupakan sebuah wadah atau komunitas yang memberikan sharing ilmu Bahasa Inggris gratis bagi siapa saja yang berkeinginan untuk belajar Bahasa Inggris di daerah Singaraja.

Wadah ini muncul di pikiran saya untuk dapat melakukan sesuatu yang berguna bagi orang banyak. Kemudian saya menggandeng beberapa teman di kelas alih kredit jurusan Bahasa Inggris, Undiksha Singaraja untuk bekerja sama berbagi ilmu, khususnya Bahasa Inggris melalui wadah Talk and Free.

Mahasiswa di kelas alih kredit merupakan orang-orang yang telah lulus dari program diploma III dan sudah mempunyai pengalaman training maupun kerja di hotel berbintang lima di seluruh Bali.

Tiga hari setelah pemasangan pamflet di area kota Singaraja, beberapa orang yang menyatakan diri mahasiswa menelepon dan hendak mengikuti program ini.

Mereka kebanyakan adalah mahasiswa Undiksha, dan datang dari berbagai jurusan seperti Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Jurusan Management Perhotelan, bahkan ada beberapa mahasiswa dari kampus PPLP Pansopia.

Setelah peserta terkumpul, kegiatan Talk and Free dilaksanakan dua kali dalam seminggu di tempat yang disepakati, di taman kota, warung makan, dan tempat umum lainnya. Kami melakukan kegiatan ini seusai jam kuliah, biasanya pukul 17.00 sampai 19.00 Wita.

Bermodalkan pengalaman menjadi tutor di salah satu tempat kursus Bahasa Inggris dan training di hotel berbintang lima, maka saya mempunyai pengetahuan tentang dua bidang yang berbeda, yakni pendidikan dan pariwisata. Karenanya, saya memiliki cukup materi untuk di sharing dengan para peserta.

Antusias peserta dalam mengikuti kegiatan sharing knowledge and experiences di Talk and Free sangatlah tinggi. Mereka sangat serius dalam setiap proses belajar. Tidak hanya itu, mereka juga mendapat kesempatan menceritakan pengalaman, lalu kemudian diberi masukan terkait kekurangan tentang pengalaman mereka.

Mereka mengungkapkan bahwa merasa sangat senang karena ada wadah atau komunitas gratis yang mau berbagi ilmu dan pengalaman. Mereka sangat terbantu di bidang akademik, khususnya Bahasa Inggris.

“Kak, saya mendapat nilai A untuk mata kuliah Bahasa Inggris. Saya merasa sangat senang dapat bergabung di Talk and Free ini,” ungkap Ayu, seorang peserta Talk and Free dari Jurusan PGSD, setelah beberapa kali mengikuti kegiatan Talk and Free.

Harapan saya, semoga apa yang saya lakukan melalui Talk and Free ini bisa berguna bagi banyak orang. Sehingga Bahasa Inggris tidak lagi dianggap susah dan adanya kesadaran bahwa kita ini masyarakat internasional yang mana Bahasa Inggris bukanlah bahasa asing. Mengingat juga MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) sudah menanti masyarakat Bali untuk bersaing secara global. Sehingga Bahasa Inggris adalah hal dasar untuk dikuasai. (*)

Putu Seriardana AMd
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha

Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved