Ikut Lomba Baca Berita untuk Hadapi MEA
Mereka diberikan waktu dengan durasi satu menit untuk membacakan berita yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Laporan Wartawan Tribun Bali, Luh De Dwi Jayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Satu-persatu peserta Lomba Presenter dan Reporter Duta Bahasa Provinsi Bali naik ke atas panggung yang dilengkapi dengan meja dan kursi beserta microphone.
Mereka diberikan waktu dengan durasi satu menit untuk membacakan berita yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Ada tiga juri di depan mereka, di belakang juri ada peserta lain yang menonton penampilan peserta yang mendapat giliran membacakan berita di Gedung Balai Bahasa, Provinsi Bali, Jalan Trengguli I, Denpasar, Sabtu (12/12/2015).
Gerak-gerik peserta cukup bervariasi. Rata-rata mereka tampak percaya diri, namun setelah diberikan waktu untuk membawakan berita yang telah dipelajari sebelumnya ada yang lancar dan tak keluar suara.
Tak jarang beberapa peserta terdiam sejenak di atas panggung dan mencoba untuk mengulang berita yang disampaikan.
I Kadek Agus Pranata, Ketua Lomba Presenter dan Reporter tahun 2015 ini mengatakan, keadaan seperti itu wajar adanya karena belum terbiasa.
Lomba ini bertujuan meningkatkan kemauan dan kemampuan berbicara di depan umum dan menggali kemampuan komunikasi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN akhir Desember nanti.
“Ini juga dalam rangka menanamkan kebanggan di bidang Bahasa Indonesia agar terus bisa dilestarikan,” ungkap Agus, Wakil I Duta Bahasa Provinsi 2015. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lomba-presenter-dan-reportase-duta-bahasa_20151214_190918.jpg)