Ratusan Warga Celukan Bawang Unjuk Rasa Tuntut Janji PLN

Ratusan warga Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali berunjuk rasa menuntut digesernya kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT)

Ratusan Warga Celukan Bawang Unjuk Rasa Tuntut Janji PLN
Tribun Bali/Lugas Wicaksono
Warga berunjuk rasa dengan membentangkan spanduk bertuliskan beragam tuntutan di depan PLTU Celukan Bawang, Selasa (1/3/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ratusan warga Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali berunjuk rasa menuntut digesernya kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kv yang melintasi pemukiman mereka, Selasa (1/3/2016).

Mereka long march dengan berjalan kaki sembari membentangkan spanduk menyusuri Jalan Singaraja-Gilimanuk dan berakhir di depan gerbang masuk PLTU Celukan Bawang.

Beragam tuntutan warga yang tertulis dalam spanduk di antaranya, ‘Lanjutkan Lagi Penyelidikan Dugaan Perselingkuhan Korupsi Pemasangan Kabel SUTT’, ‘Muspida Harus Bertanggungjawab, ‘Kabel SUTT Sangat Mengganggu Belajar Kami’, ‘Selesaikan Sertifikat Tanah Kampung Tabah’ dan lainnya.

Dalam orasinya, Kepala Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Celukan Bawang, Sadli mengatakan, pihak PLN dan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana sudah ingkar janji terhadap warga.

Mengingat setahun lalu pada 27 Februari 2015 mereka berjanji jika kabel sudah harus digeser dalam waktu maksimal setahun.

Namun sampai batas waktu yang disepakati, kabel masih tetap terpasang.

“Kami tidak menolak pemasangan kabel SUTT, tapi meminta kabel itu digeser dari atas pemukiman kami. Itu sesuai kesepakatan setahun lalu dan PLN serta bupati sudah ingkar janji,” kata Sadli. (*)

Penulis: Lugas Wicaksono
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help