‎Gerhana Matahari Saat Nyepi, Ini Kata Gede Pasek

Bersamanya Perayaan Nyepi dan fenomena alam Gerhana Matahari membuat sebagian kalangan turut angkat bicara.

‎Gerhana Matahari Saat Nyepi, Ini Kata Gede Pasek
Istimewa
Politisi Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika (GPS) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -‎ Bersamanya Perayaan Nyepi dan fenomena alam Gerhana Matahari membuat sebagian kalangan turut angkat bicara.

Seperti halnya, Anggota DPD RI, Gede Pasek Suardika.

Menurut mantan Politisi Partai Demokrat ini, perayaan Nyepi yang berbarengan dengan Gerhana Matahari Total adalah siklus alam yang menjadi bagian dari sebuah pengingat.

Yaitu, menyoal mengenai alam.

Dimana, kata Pasek, alam ini diatur oleh Tuhan bukan oleh manusia.

"Sehingga Manusia harus memanfaatkan dan mengambil hikmah terbesar dari berbagai tanda alam dari Tuhan, termasuk Gerhana Matahari yang bersamaan dengan Nyepi," ucapnya, Senin (7/3/2016).

Pasek menjelaskan, berbarengannya momen atau hari sakral bagi Umat Hindu itu, merupakan‎ Hukum Rta (Hukum Alam), dan hukum itu memang selalu akan seiring dengan hukum kebenaran Tuhan.

Karena itu, di hari yang jarang terjadi itu, hendaknya ambil hikmah terbaik bahwa manusia harus senantiasa mengikuti alam di dalam upaya menikmati segala isi alam semesta untuk kehidupannya.

"Jangan sebaliknya, hanya untuk memuaskan keinginan manusia maka alam diperlakukan tidak adil dan penuh dengan perusakan alam," tegasnya.

Pasek mengaku, bahwa segala yang terjadi pada alam, adalah sentuhan tanda alam menyangkut kebesaran alam itu sendiri.

Setiap perubahan dan momentum besar yang langka dari alam itu berarti ada pesan besar juga untuk kita renungkan.

"Ada yang harus kita renungkan di momentum langka ini. Dan ada pesan yang harus di‎renungkan juga," tukasnya. (*).

 

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved