Mau Dapat Kaca Mata Gerhana Gratis? Silahkan Klik Disini

Bali akan terkena gerhana matahari sebagian (GMS)

Mau Dapat Kaca Mata Gerhana Gratis? Silahkan Klik Disini
KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM
Kacamata khusus gerhana matahari dari UPT Planetarium dan Observatorium Dinas Pendidikan DKI Jakarta 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Planetarium dan Observatorium Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan memeriahkan fenomena gerhana matahari total (GMT) yang terjadi pada Rabu (9/3/2016).

Planetarium dan Observatorium akan membagi-bagikan kacamata khusus Gerhana Matahari kepada pengunjung.

"Kita sudah siapkan sekitar 4.700 kacamata khusus bagi para pengunjung Planetarium untuk melihata gerhana matahari parsial di Jakarta," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Planetarium dan Observatorium Eko Wahyu Wibowo, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).

Kacamata gerhana ini akan dibagikan kepada para pengunjung Planetarium sesaat sebelum gerhana matahari, Rabu, pukul 05.00 WIB.

Nantinya, pengunjung akan disediakan tempat di sekitar Planetarium untuk menyaksikan gerhana matahari tersebut.

"Tempat kumpulnya itu ada di halaman parkir depan Planetarium. Nanti masyarakat bisa menyaksikan di sana," kata Eko.

Selain kacamata khusus, Planetarium membagikan 600 suvenir bagi para pengunjung.

Suvenirnya antara lain berupa kalender astronomi dan buku astronomi.

Adapun Gerhana Matahari yang terlihat di Jakarta bukan Gerhana Matahari total, melainkan gerhana sebagian.

Ketertutupan matahari di Jakarta mencapai 88,74 persen. Artinya, warga Jakarta masih bisa menikmati fenomena langka tersebut.

Waktu Gerhana di Bali

Untuk Bali akan terkena gerhana matahari sebagian (GMS).

Sekitar 76-85 persen matahari akan terlihat tertutup oleh bulan.

Pulau Dewata mengalami GMS dengan magnitudo Gerhana mencapai di atas 0,8.

Nilai magnitude gerhana menyatakan perbandingan antara diameter matahari yang tertutupi oleh bulan.

Jadi bagian matahari yang tampak saat puncak gerhana di wilayah Bali hanya 0,2 bagian atau seperempat bagian matahari.

Magnitudo gerhana terentang antara 0,801 di sebelah Selatan Klungkung hingga 0,828 di Bali bagian barat.

Adapun kota dengan magnitudo terbesar adalah di Singaraja yaitu 0,824.

Peristiwa gerhana matahari di Hari Raya Nyepi ini akan dimulai pukul 07.22 Wita, kemudian mencapai titik puncak gerhana pada pukul 08.27 Wita, dan berakhir pukul 09.42 Wita.

Durasi gerhana di Bali rata-rata adalah 2 jam 19 menit dengan durasi terlama di Amlapura yaitu 2 jam 20 menit 25,3 detik.

“Seluruh Bali dapat melihat gerhana matahari sebagian ini. Dan spesial di Bali karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi,” ungkap Pengamat Astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sanglah, Denpasar, I Putu Dedy Pratama, kepada Tribun Bali, Minggu (6/3/2016) malam.(*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved