Sumpah Raksasa Kalarau Memakan Surya dan Candra Maka Terjadilah Gerhana

Dalam berbagai literasi (bacaan) terutama Adi Parwa menyebut, jika awal mula adanya Gerhana Matahari adalah dengan adanya pembagian Tirta Amerta

Sumpah Raksasa Kalarau Memakan Surya dan Candra Maka Terjadilah Gerhana
Tribun Bali/Prima

TRIBUN-BALI, DENPASAR- Gerhana Matahari Total (GMT) akan terjadi pada Rabu (9/3/2016) lusa.

Namun di Bali hanya bsia disaksikan Gerhana Matahari Sebagian (GMS).

Munculnya fenomena alam langka itu, bertepatan dengan perayaan Nyepi Tahun Saka 1938.

Mengulas mengenai Gerhana Matahari, dalam mitologi pun menguraikan hal tersebut.

Ketua PHDI Propinsi Bali, Gusti Ngurah Sudiana menuturkan, bahwa dalam berbagai literasi (bacaan) terutama Adi Parwa menyebut, jika awal mula adanya Gerhana Matahari adalah dengan adanya pembagian Tirta Amerta (Air Suci) yang dibagikan oleh para Dewa.

Dalam pembagian Tirta Amerta itu, para raksasa mendengar dan ingin mengambil Tirta.

Dengan begitu, terjadilah perebutan Tirta antara para dewa dan raksasa.

Perebutan ini tidak dilakukan dengan peperangan antara Dewa dan Raksasa.

Melainkan, para Raksasa menyamar menjadi seorang Dewa, saat para Dewa hadir untuk mengambil pembagian Tirta. 

Dalam pembagian itu, para Dewa membawa sehelai daun, yang ukurannya ‎hampir sama.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved