Home »

Bali

Young Gen

Ayo Sumbangkan Buku Cerita untuk Bantu Siswa SD Gemar Baca

Kami ingin mengajak anak-anak usia dini untuk belajar untuk gemar membaca, tapi yang tak bikin mereka stres.

Ayo Sumbangkan Buku Cerita untuk Bantu Siswa SD Gemar Baca
istimewa
Tim Bali Edukasi Fundraising & Expo saat menerima sumbangan buku warga di Car Free Day, Renon, Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.com, DENPASAR - Pagi hari saat matahari malu menampakkan dirinya, panitia dari Bali Edukasi Fundraising & Expo berkumpul di area Car Free Day, Lapangan, Renon, Denpasar, Bali, pukul 05.00 Wita.

Mereka melakukan persiapan pembukaan stand penerimaan sumbangan buku untuk sekolah dasar dan menjual makanan sehat.

Koordinator Humas Bali Edukasi Fundraising & Expo, I Gede Heprin Prayasta mengatakan, kegiatan ini bertujuan menunjang acara Gemar Membaca Sejak Dini (Gemaseni) khususnya pada My Trip My Library.

“Jadi tiap bulan itu kami mengunjungi dua sekolah binaan SD Negeri 2 Bengkala dan SD Negeri 2 Keramas melalui program Gemaseni,” ujarnya kepada Tribun Bali, Kamis (10/3/2016).

Tiap kegiatan Gemaseni itu ada sesi membaca cerita, untuk kelas 1 SD masih diberikan story telling.

“Buku hasil sumbangan itu kami sumbangkan ke sekolah binaan. Sekarang satu buku masih dibaca empat siswa. Harapannya minimal satu siswa bisa pegang dan baca lebih dari satu buku,” katanya.

Ia juga menjelaskan, buku yang diperlukan itu buku cerita yang bergambar.

“Jadi kami ingin mengajak anak-anak usia dini untuk belajar untuk gemar membaca, tapi yang tak bikin mereka stres. Kami ingin mengajak gemar membaca mulai dari cerita anak,” jelas Heprin.

Heprin melanjutkan, kegiatan Bali Edukasi Fair and Expo itu selain menerima sumbangan buku, juga berjualan makanan sehat, serta mempromosikan acara Bali Edukasi.

“Kami juga ada jualan makanan sehat dari tim medis Bali Edukasi. Makanan yang dijual seperti susu, salad buah, kue keju sehat. Pokoknya yang baik untuk kesehatan, he he,” ulas alumni Sekolah Tinggi Ilmu Statistik itu.

Kurang lebih sebanyak seratus buku yang terkumpul itu rencana disumbangkan ke sekolah binaan Sabtu (12/3) lusa.

“Kami hanya ingin meningkatkan minat baca anak-anak. Ketika budaya membaca sudah dimulai sejak dini, maka mereka akan mudah menerima pelajaran karena buku adalah jendela dunia,” kata Heprin. (*)

Penulis: Luh De Dwi Jayanthi
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help