Etihad Airlines Sebelumnya Juga Tubulensi, Otban Ngurah Rai Akan Terbitkan Safety Awareness

‎Dia mengatakan, bahwa sebelumnya, minggu lalu tepatnya juga ada maskapai Etihad Airlines dari Abu Dhabi mengalami hal serupa.

Etihad Airlines Sebelumnya Juga Tubulensi, Otban Ngurah Rai Akan Terbitkan Safety Awareness
KOMPAS.com/dok. UPT Pusdalops BPBD Bali.
Suasana evakuasi penumpang pesawat Hongkong Air, Sabtu(7/6/2016) 

TRIBUN-BALI.com, MANGUPURA -‎ Kepala Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV Bali dan Nusa Tenggara, Yusfandri Gona akan ‎menerbitkan safety awareness kepada maskapai-masakpai yang akan terbang dari Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali.

Upaya ini untuk mengingatkan kembali, para kru maskapai dalam mempelajari data-data cuaca dan mewaspadai adanya fenomena gangguan cuaca yang ekstrem.

"Kami akan terbitkan dengan maksud supaya lebih belajar tentang fenomena gangguan cuaca ekstrem dan mempelajari data cuaca," katanya, Sabtu (7/5/2016).

‎Dia mengatakan, bahwa sebelumnya, minggu lalu tepatnya juga ada maskapai Etihad Airlines dari Abu Dhabi mengalami hal serupa.

(Baca Juga: BREAKING NEWS: Seorang Pramugari Pesawat Hongkong Air Cedera Dirawat di BIMC Bali)

Malahan, tingkatnya lebih tinggi dibanding kasus Hongkong Airlines.

Dengan demikian, sambungnya, sudah sewajarnya pihaknya menerbitkan safety awareness tersebut supaya kru bisa sigap dan dapat memberikan pelayanan terbaik untuk penumpang.

(Baca Juga: Ini Kronologis Terjadinya Turbulensi Hongkong Airlines, Kemudian Mendarat di Bandara Ngurah Rai)

"Pesawat dari Abu Dhabi tujuan Soekarno Hatta, yang kemarin itu mengalami hal yang sama di daerah Palembang. Kalau yang Etihad itu turbulance-nya lebih berbahaya dari yang sekarang," katanya.

Sementara untuk tingkat keparahan, kalau Etihad itu sampai sempat membuat bagasi di dalam pesawat terjatuh hingga terbuka karena goncangan.

(Baca Juga: 17 Penumpang Luka-luka Akibat Turbulensi Pesawat Hongkong Airlines)

Sementara Hongkong Airlines ada penumpang yang kepalanya tertumbuk karena dia tidak memakai seat belt.

"Sementara ini, semua sudah dalam kondisi yang baik. Dan semua selamat. Sudah ada juga yang diberangkatkan sekitar 95 orang. Dua orang penumpang bisnis dan 93 lainnya ekonomi menggunakan Garuda Indonesia Airlines tujuan Hongkong dari Bandara Ngurah Rai," katanya.

(Baca Juga: 95 Penumpang Hongkong Airlines Lanjutkan Penerbangan dengan Garuda Indonesia) (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved