Tribun Bali Read and Ride Bersama NMax

Dor! Pengunjung dan Peserta Read and Ride Tribun Bali Pun Kaget

Dari dulu dia dan temannya ini memang ingin sekali memiliki motor Yamaha NMax karena memang keren motor ini.

Dor! Pengunjung dan Peserta Read and Ride Tribun Bali Pun Kaget
Tribun Bali/ Kander Turnip
- Grup bondres Inguh 87 tampil menyegarkan peserta event bertajuk Tribun Bali Read and Ride Bersama Yamaha NMax, di Taman Kota Lumintang, Denpasar, Bali, Sabtu (4/6/2016) sore sekitar pukul 18.00 Wita hingga malam ini. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Empat orang wanita muda dan satu orang pria memasuki arena lomba terlama membaca koran di atas sepeda motor bertajuk Tribun Bali Read and Ride Bersama Yamaha NMax di Taman Kota Lumintang, Denpasar, Bali, Sabtu (4/6/2016) malam.

Awalnya mereka hanya berdiri, lalu tak lama kemudian duduk di tenda di seberang para peserta, sementara ada di antaranya yang membawa balon.

Sejurus kemudian, satu di antara wanita mengangkat tangan dan melambai-lambaikan ke arah peserta event langka yang digelar Tribun Bali yang didukung sponsor Yamaha, IM3 Ooredoo, Bulog, Best English, Sharp, Indomaret, Bulog, Alea, swiss-belHotel Rainforest, Kuta Central Park Hotel, dan Dompet Sosial Madani (DSM) tersebut.

(Baca JUga: Andreas Tertarik Mau Beli Yamaha Xabre di Ajang Read and Ride Tribun Bali)

Dor! Balon yang dipegang satu diantara wanita tersebut pun meletus dan menarik perhatian pengunjung dan peserta acara.

"Kami datang untuk menyemangati peserta I Gede Landep. Dari dulu dia dan temannya ini memang ingin sekali memiliki motor Yamaha NMax karena memang keren motor ini," ujar Ni Luh Sugiantari (24), kekasih Landep.

Wanita berparas manis yang tinggal di Jalan Kenyeri, Denpasar ini mengaku sangat mendukung tekad kekasihnya yang bekerja di media televisi lokal berjaringan yang ada di Bali tersebut.

(Baca Juga: Bondres Inguh 87 Segarkan Peserta Read and Ride Bersama Yamaha NMax)

"Ya saya dukung dia terus untuk berjuang sampai terakhir dan astungkara mendapatkan motor NMax. Tapi kalau sudah nggak kuat, sebaiknya memutuskan yang terbaik. Semoga tahun depan bisa ikut lagi," ujar Sugiantari.

Sampai sekitar pukul 23.00 Wita, mereka masih duduk di tenda yang disediakan panita tersebut, sementara keluarga peserta lainnya memutuskan pulang. (*)

Penulis: Kander Turnip
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved