TribunBali/

Citizen Journalism

REPORTASE WARGA - Kabel Semrawut di Jalan-jalan Protokol Denpasar

Citizen Journalism oleh: Adhi Suhendra, terkait kabel di seputaran Kota Denpasar.

REPORTASE WARGA - Kabel Semrawut di Jalan-jalan Protokol Denpasar
Foto: Adhi Suhendra
Kondisi kabel-kabel yang malang melintang di seputaran Kota Denpasar, Bali. 

Citizen Journalism oleh: Adhi Suhendra, Denpasar

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selamat pagi Tribun Bali. Kota Denpasar yang menjadi salah satu kota besar di Indonesia, menghadapi berbagai masalah.

Satu di antaranya kabel-kabel yang malang melintang di seputaran Kota Denpasar.

Antara kabel PLN dan kabel Telkom saling tumpang tindih sehingga menambah kesemrawutan Kota Denpasar.

Belum lagi masalah kabel PLN, kabel Telkom ataupun kabel penerangan jalan yang putus atau pun sering kendor, yang tentunya sangat mengganggu dan membuat tidak sedap dipandang.

Kabel semrawut kadang-kadang bisa menyebabkan kebakaran ataupun korsleting listrik.

Hal ini sangat membahayakan, terlebih lagi Denpasar merupakan kota dengan kawasan padat penduduk.

Tentunya, kita masih ingat dengan peristiwa kebakaran yang terjadi di Pasar Badung.

Begitu semrawut kabel-kabel yang ada di sana, dan arus kabelpun disalurkan ke sana ke mari dari setiap pedagang ke pedagang lainnya.

Tentunya ini menjadi kerugian besar bagi kita semua. Terlebih lagi dampak dari kebakaran tersebut sangat terasa, terutama pedagang yang ada di Pasar Badung.

Kabel semrawut seperti ini hendaknya menjadi perhatian lebih, jangan sampai terjadinya korsleting dan menimbulkan api.

Tentunya setiap petugas dari PLN atau Telkom harus memantau setiap titik kabel yang mereka pasang, supaya terawat dan tidak menimbulkan ancaman dari kabel semrawut tersebut.

Apakah tidak bisa digunakan kabel tanam?

Mungkin pertanyaan itu yang muncul, tapi kita masih tidak tahu bagaimana dan apa langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menangani kabel semrawut ini.

Semoga tidak terjadi lagi kebakaran yang sering terjadi di Denpasar akibat korsleting listrik dampak kabel semrawut. (*)

Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help