Angin Puting Beliung Hampiri Lautan, 4 Warga Bali Ikut Terperangkap Hingga Tewas di Dalam Kapal!

Kapal tetap berlayar saat hujan lebat dan ombak besar di laut antara Tanjungpinang dan pulau Penyengat

Angin Puting Beliung Hampiri Lautan, 4 Warga Bali Ikut Terperangkap Hingga Tewas di Dalam Kapal!
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Korban kapal penyeberangan Pompong dari Tanjungpinang ke Pulau Penyengat di RSUD Tanjungpinang, Minggu (21/8/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, TANJUNGPINANG  - Ternyata ada empat orang warga Bali yang menjadi korban tenggelamnya kapal pompong tujuan Pulau Penyengat dari Tanjungpinang, Minggu (21/8/2016).

Berikut nama dan alamat para korban tewas akibat tenggelammnya kapal tradisional itu.

Korban Meninggal:

1. Rahmiyana (P), 27 tahun asal Jalan Jering Batu Rasa, Kota Pangkal Pinang.
2. H Idrus Ahmad (L), 62 tahun asal Jalan Istana Laut, Pulau Penyengat.
3. Wiwit Sugiarti (P), 27 tahun asal Jalan Pramuka Lr, Bali
4. Yurdaningsih Alias Neneng (P), 50 tahun asal Jalan H Unggar Lr, Sulawesi
5. Vitaraningrum (P), usia 10 tahun, asal Jalan Pramuka Lr, Bali
6. Mar'atu Syah Niramadon, alias Santi (P), 24 tahun, jenazah di RSAL.
7. Rahmad (L), 43 tahun asal Desa Busung
8. Umik (P), asal Pramuka Lr, Buru
9. Hesti Susilowati (P) 27 tahun, Jalan Pramuka Lr, Bali
10. Maratu sani (P), 60tahun, Jalan Pramuka Lr, Bali

Beginilah kronologi kejadian yang mengakibatkan sekurangnya 10 penumpang meninggal dunia, dan sejumlah lainnya masih hilang yang berhasil Tribun himpun dari lokasi kejadian.

Pukul 09.00 WIB: Cuaca buruk, angin puting beliung di sekitar pulau Penyengat

Pukul 09.15 WIB: Hujan lebat dan ombak besar di laut antara Tanjungpinang dan pulau Penyengat.

Pukul 09.30 WIB: Pompong yang dinahkodai Said Amarol dan 16 penumpang berlayar dari Tanjungpinang ke pulau Penyengat.

Pukul 09.38 WIB: Pompong yang dinahkodai Said tenggelam.

Pukul 09.45 WIB: Endrian dan Wendy terjun ke laut untuk mulai bantu korban

Pukul 09.50 WIB: Kapal Oceania lempar pelampung. Tapi tak ada korban yang tangkap pelampung.

Halaman
12
Penulis: Aloisius H Manggol
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved