TribunBali/

Citizen Journalism

Citizen: Bangkai Babi Dibuang Sembarangan di Banjar Anyar

TPS) yang berada di Banjar Anyar Kediri, Tabanan justeru digunakan untuk membuang bakai babi yang terbungkus dalam karung beras

Citizen: Bangkai Babi Dibuang Sembarangan di Banjar Anyar
kompas.com
Babi 

Citizen Journalism oleh: Ketut Karjana, Sanur

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Persoalan sampah kerap menjadi masalah di perkotaan atau di setiap desa yang ada di Bali.

Melihat tingkat pengeluaran sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga dengan volume yang besar, penyediaan fasilitas seperti bak sampah atau tempat pembuangan sampah di masing-masing wilayah sangat penting.

Namun terkadang masyarakat masih belum mengerti tata cara atau jenis sampah yang harus dibuang di tempat sampah.

Seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di Banjar Anyar Kediri, Tabanan.

TPS itu justeru digunakan untuk membuang bakai babi yang terbungkus dalam karung beras. Sungguh keterlaluan yang dilakukan oleh pembuang bangkai babi ini.

Seharusnya babi yang mati dibuatkan lobang dan dikubur agar tidak menimbulkan bau busuk.

Salah seorang warga dari Banjar Anyar Kediri, I Made Putra (28) mengatakan, bangkai babi tersebut dibuang dengan keadaan sudah busuk dan berulat.

Karuan, bau busuk sangat menyengat. Warga sempat meminta pihak DKP membongkar tangki truk tempat pembuangan sampah tersebut.

Terlihat jelas, bangkai babi dibuang begitu saja dalam keadaan sudah busuk dan berulat.

"Tidak hanya warga Banjar Anyar Kediri saja yang membuang sampahnya di tempat ini. Pada saat subuh, banyak pengendara sepeda motor tang menenteng sampahnya dan membuang begitu saja, tanpa diperhatikan apakah sampahnya tersebut sudah pasti ditaruh di dalam bak atau pun berserakan di luar bak," papar Putra.

Namun setelah kejadin bangkai babi tersebut, TPS itu sempat tidak difungsikan oleh pihak DKP Kota Tabanan karena baunya masih menyengat.

Setelah dipastikan baunya sudah tidak tercium lagi, TPS ini difungsikan kembali atas keluhan warga karena perlu adanya TPS di Banjar Anyar Kediri.

Terkait permasalahan sampah, fasilitas pembuangan sampah di Kota Tabanan memang masih sedikit.

Pihak DKP perlu berupaya untuk penyediakan fasilitas atau tempat pembuangan sampah di masing-masing wilayah yang memungkinkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga, Kota Tabanan bebas dari sorotan tak sedap dari publik. (*)

Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help