Ada Gumpalan Darah di Otak, Komang Mustiki Sempat Tak Sadar di RSUP Buleleng!

Mustiki mengalami penggumpalan darah pada bagian otak setelah mengalami kecelakaan motor di simpang lima Kalibukbuk Jalan Raya Singaraja Buleleng

Ada Gumpalan Darah di Otak, Komang Mustiki Sempat Tak Sadar di RSUP Buleleng!
TRIBUN BALI/SARAH VANESSA BONA
Mustiki yang mengalami kecelakaan motor di Buleleng dipindahkan dari Ambulans RS ke IGD RSUP Sanglah, Minggu(2/10/2016) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Komang Mustiki (44) hanya bisa terbaring lemah sembari menunggu jadwal operasi di ruang IGD RS Sanglah.

Mustiki mengalami penggumpalan darah pada bagian otak setelah mengalami kecelakaan motor di simpang lima Kalibukbuk Jalan Raya Singaraja Buleleng, Jumat (29/9/2016) lalu.

Adiknya, Ketut Mardayasih (40) terlihat berjaga disisi Mustiki dan mengaku turut mengantar Mustiki dari RSUD Buleleng ke RSUP Sanglah, Minggu (2/10/2016).

Mardayasih menceritakan pria asal Bukit Punggang Desa Kaliasem Buleleng itu hendak pulang usai menonton pertandingan voli di Taman Lovina, Jumat (29/9/2016) dini hari sekitar pukul 00.30 WITA.

Mustiki mengendarai Motor Supra miliknya dari arah timur Desa Lovina menuju Barat ke arah Desa Banyualit.

Ketika melihat lampu lalu lintas berwarna kuning, Mustiki menghiraukan tanda tersebut dan tetap memacu gas motornya.

Saat itu dari arah berlawanan muncul motor Honda Vario yang melaju ke arah Mustiki.

Tabrakan pun tak terhindarkan dan kedua pengendara motor yang sama-sama tidak mengenakan helm itu pun tidak bisa mengendalikan kendaraan mereka.

Motor keduanya ringsek dan keduanya terluka parah.

“Di jalan itu kalau sudah malam hanya lampu kuning saja yang menyala. Merah atau hijau menyala kalau siang dan sore saja,” kata Mardayasih yang memiliki pekerja sebagai buruh tani ini.

Warga yang berada di lokasi kejadian pun langsung mengerumuni kedua korban dan menghubungi Polresta Buleleng.

Salah satu warga yang juga adalah teman Mardayasih langsung mendatangi rumahnya dan memberitahukan peristiwa itu pada Mardayasih.

Ayah dari lima anak itu  langsung bergegas ke RS Paramasidhi Singaraja bersama istri Mustiki dan mendapati kakaknya tersebut belum sadarkan diri.

Kondisi Mustiki tak kunjung membaik setelah dua hari dirawat intensif dan pihak RSUD Buleleng sehingga, dokter merujuk Mustiki ke RSUP Sanglah.(*)

Penulis: Sarah Vanessa Bona
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved