Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Papua dan Aceh Jadi Prioritas PHDI

Rencana tersebut mencakup pengembangan kualitas SDM dan kesejahteraan, terutama untuk umat Hindu yang berada di Aceh dan Papua.

Tayang:
Penulis: I Putu Darmendra | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/I Putu Darmendra
Sidang di hari ke-3 Mahasabha XI Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di Hotel Utami, Sidoarjo, Minggu (23/10/2016). 

TRIBUN-BALI.COM - Mahasabha XI Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) merancang rencana strategis 15 tahun ke depan.

Rencana tersebut mencakup pengembangan kualitas SDM dan kesejahteraan, terutama untuk umat Hindu yang berada di Aceh dan Papua.

Baca: Inilah Nama-nama Pengurus Inti PHDI Pusat 2016-2021 Terpilih!

"Umat kita di Papua dan Aceh, dan Sulawesi belum memiliki tempat ibadah yang memadai. Begitu juga untuk sarana belajar-mengajar seperti pesraman masih sangat minm," ujar Sekretaris Umum Mahasabha XI PHDI, Kolonel Laut Dr I Made Jiwa Astika, M.MT kepada Tribun Bali di lokasi acara mahasabha di Surabaya, Minggu (23/10/2016).

Hajatan besar majelis tertinggi umat Hindu ini diikuti 649 orang.

Rinciannya sebanyak 535 orang sebagai peserta, 89 orang peninjau, dan 25 orang utusan dari organisasi, yayasan, badan, lembaga yang bernapaskan Hindu.

Selain itu, dikatakan Made Jiwa, sampradaya atau aliran kepercayaan turut dilibatkan.

Mereka juga memberikan pandangannya ihwal pendalaman ajaran agama Hindu.

"Sampradaya juga ikut serta dalam mahasabha. Menyumbangkan pikiran bagaimana mensikronkan ajaran agama dalam Weda," sambung Made Jiwa.

Ia mengatakan, mahasabha adalah pemegang kekuasaan tertinggi yang diselenggarakan satu kali dalam lima tahun sebagai momentum mengadakan musyawarah nasional.

Berbagai masukan terkait pengembangan segala aspek keumatan terus bermunculan.

Ia menilai, ini menandakan daya pikir umat Hindu kian demokratis.

Untuk pelaksanaan mahasabha berikutnya, bisa jadi jumlah peserta bertambah.

"Sudah selayaknya lima tahun lagi akan ditingkatkan jumlah peserta. Pertimbangannya, dinamika dan SDM Hindu yang berpikir demokratis. Sekarang dari 34 provinsi, ada empat orang perwakilan. Di tingkat kebupaten atau kota, hanya satu orang saja," ujar dia.

Mahasabha XI dilaksanakan berdasarkan ketetapan Mahasabha X Parisada Nomor: II/TAP/ Mahasabha X/ 2011 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Parisadha.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved