Menteri Pertanian: Minyak Sawit Sumbangkan Devisa Rp 250 Triliun Per Tahun

Mentan menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti peningkatan produktivitas petani plasma kelapa sawit

Menteri Pertanian: Minyak Sawit Sumbangkan Devisa Rp 250 Triliun Per Tahun
Tribun Bali
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat melakukan dialog dengan petani di balai Subak Cemagi Let. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman mengapresiasi para pengusaha kelapa sawit di Indonesia yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

“Kami mengapresiasi penyelengaraan 12th IPOC (Indonesian Palm Oil Conference) and 2017 Price Outlook, di The Westin Resort Nusa Dua Bali, 23-25 November 2016. Serta rekan - rekan anggota Gapki,” kata Sulaiman di Hotel Westin, Nusa Dua, Rabu (23/11/2016) malam.

Acara berskala internasional ini, dianggap penting mengingat minyak sawit adalah salah satu penyumbang devisa terbesar di Indonesia hingga mencapai Rp 250 triliun setiap tahun.

Untuk itu, Mentan menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti peningkatan produktivitas petani plasma kelapa sawit.

Ia berharap pengusaha bisa segera mengikuti Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO) sebagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementrian Pertanian dengan tujuan meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia.

“Selain itu kami juga mengharapkan segera dilakukan konversi dari crude palm oil (CPO) menjadi biodiesel 20 (B20), kurang lebih sampai akhir tahun mencapai 2,8 - 3 juta,” katanya.

Mentan berharap ke depannya B20 ini bisa ditingkatkan menjadi B30, dan mengoptimalkan penggunaanya di dalam negeri. Sehingga ke depannya Indonesia tidak tergantung hasil impor. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved