Home »

Bali

Didorong Maju Pilgub 2018, Pasek: Biar Alam yang Menjawab

Partai besutan Sutiyoso, PKPI tak mau ketinggalan untuk mewarnai Pilgub Bali 2018.

Didorong Maju Pilgub 2018, Pasek: Biar Alam yang Menjawab
Instagram/forBALI13
Anggota DPD RI, Gede Pasek Suardika (dua dari kanan) saat mengikuti aksi di Kedonganan, Badung, Minggu (3/1/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Partai besutan Sutiyoso, PKPI tak mau ketinggalan untuk mewarnai Pilgub Bali 2018.

Sambil melakukan konsolidasi ke kabupaten dan kota, PKPI juga menyerap aspirasi tentang figur yang layak untuk didorong ke bursa Pilgub.

Di antara sejumlah nama yang muncul, figur anggota DPD RI Gede Pasek Suardika cukup kuat beredar di kalangan pengurus PKPI kabupaten/ kota.

Baca: PKPI Dorong Pasek Suardika Maju Independen di Pilgub 2018

Gede Pasek Suardika ketika dikonfirmasi, berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh PKPI untuk maju di Pilgub 2018.

Namun Pasek berdalih, dirinya belum terpikirkan untuk maju dalam kontestasi Pilgub mendatang.

“Ya sebagai aspirasi, tentu saya berterima kasih. Paling tidak apa yang sudah kita kerjakan selama ini ada yang menilai. Soal bagaimana harapannya maju ke Pilgub, sampai sekarang sih saya belum mengambil keputusan,” ujarnya, Selasa (29/11/2016) malam.

Politisi asal Buleleng ini menjelaskan, untuk menjadi Cagub, tidak cukup jika hanya memiliki ambisi semata.

Namun perlu memiliki berbagai kriteria, seperti kapasitas, kapabilitas, dan elektabilitas.

Pasek mengaku masih harus mengukur diri terlebih dahulu, sebelum turun ke gelanggang Pilgub. “Karena bagi saya untuk menjadi seorang calon gubernur di Bali tidak cukup ambisi atau keinginan saja. Masih banyak kriteria-kriteria yang lain. Saya harus mengukur diri dulu. Apakah sudah pantas, atau tidak. Tapi sebagai aspirasi ya saya berterima kasih,” paparnya.

“Ya apa ya, dibilang wait and see ya susah juga ya. Kita bekerja saja, di ujungnya nanti seperti apa ya kita nggak tahu. Kalau dibilang menunggu takdir Tuhan, kita dibilang duduk-duduk saja. Artinya kita kerja secara politik ya lakukan seperti biasa saja, tidak ada hal yang terlalu khusus, kita jalani apa adanya. Biarlah nanti di ujung sana alam yang menjawabnya,” pungkas Pasek. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help