Home »

Bali

Musda XII AKLI Bali  Bahas Kinerja Anggota di Era Persaingan Global

AKLI Bali telah banyak melakukan peningkatan kemampuan dan kompetensi dari anggota, dengan meningkatkan kinerja personal, peningkatam IT,

Musda XII AKLI Bali  Bahas Kinerja Anggota di Era Persaingan Global
Istimewa
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Bali menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda), di Harris Hotel Cokroaminoto, Denpasar, Rabu (30/11/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sehubungan berakhirnya masa kepengurusan tahun 2012-2016, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Bali menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda), di Harris Hotel Cokroaminoto, Denpasar, Bali, Rabu (30/11/2016).

Musda yang mengangkat tema "Profesionalisme yang berintegritas merupakan jiwa pengusaha dalam mendukung pembangunan infrastruktur kelistrikan", akan banyak membahas peningkatan kinerja anggota AKLI dalam menghadapi persaingan global.

Musda XII kali ini diikuti oleh 162 anggota yang tergabung dalam asosiasi tersebut.

Ketua umum DPD AKLI Bali, Ir. I Putu Geria Astawa MBA, MM, menyebutkan, kondisi kontraktor listrik secara global saat ini mengalami persaingan yang sangat ketat.

Sebagai modal untuk menghadapi persaingan yang ketat, kata Geria, diperlukan kinerja yang profesional dan berintegritas, sehingga anggota AKLI mampu bersaing dan menunjukan kemampuan yang lebih baik dalam negeri maupun luar negeri, khususnya dalam hal kelistrikan.

"Dalam era persaingan kontraktor listrik yang saat ini semakin pesat dan ketat, tentu anggota AKLI harus siap bekerja profesional dan berintegritas, serta meningkatkan daya saing kompetitif, baik dalam negeri maupun luar negeri. Karena potensi kelistrikan, dimanapun termasuk bali cukup besar. Setiap bangunan pasti menggunakan listrik, sehingga ini menjadi peluang bagi anggota AKLI untuk menunjukan kinerjanya," ujar Geria saat ditemui di kantor DPD AKLI Bali, Jalan Sari Gading, Denpasar, Selasa (29/11/2016) kemarin.

Secara khusus, selama 4 tahun kepengurusan, lanjut Geria, AKLI Bali telah banyak melakukan peningkatan kemampuan dan kompetensi dari anggota, dengan meningkatkan kinerja personal, peningkatam IT, pelatihan E-proc, pelatihan sertifikasi K3.

Tidak hanya mengenai kinerja anggota, AKLI juga mengarahkan bagaimana anggota bekerja sesuai aturan, kendati peluang-peluang bisnis yang ada dibidang kelistrikan cukup besar. 

paduan suara

"Tentu ini menjadi kesempatan bagi anggota AKLI untuk mengerjakan proyek kelistrikan, yang mana pangsa pasarnya cukup besar. Tinggal nanti bagaimana anggota AKLI itu mengambil proyek dan bekerja sesuai dengan aturan, agar benar-benar memberikan hasil terbaik," lanjut Geria.

Saat ini, selain peluang-peluang bisnis yang ada di PLN dan juga diluar PLN untuk kesejahteraan anggota.

AKLI Bali juga mendukung program pemerintah yang mencanangkam 35 ribu megawatt listrik, baik itu untuk pengerjaan, pemasangan, maupun distribusi.

"Termasuk mendukung pemerintah yang membuat program pembangunan energi terbarukan, dimana pembangunan listrik ini di luar migas, seperti energi surya, pembangkit listrik tenaga air, angin, bahkan air laut juga bisa," imbuhnya.

Sementara itu, ketua Musda AKLI Bali XII,  I Made Agus Santosa ST menerangkan, Musda kali ini akan lebih banyak menampung masukan-masukan untuk peningkatan kinerja anggota AKLI Bali selama 5 tahun kedepan, sekaligus memilih ketua umum DPD untuk periode 2016-2021.

Rencananya, Musda akan dihadiri oleh Gubernur Bali, ketua LPJKP Bali, Kadin Bali, GM PT PLN (Persero) Bali, serta rekan-rekan seprofesi yang tergabung dalam AKLI. (*)

Ikuti kami di
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help