Home »

Bisnis

» Makro

Terpilihnya Donald Trump Jadi Tantangan Perekonomian di Bali

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana, memproyeksikan ekonomi Bali tumbuh pada 2017.

Terpilihnya Donald Trump Jadi Tantangan Perekonomian di Bali
Tribun Bali/ AA Seri Kusniarti
Suasana Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2016 di Kantor BI, Renon, Denpasar, Bali, Rabu (30/11/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana, memproyeksikan ekonomi Bali tumbuh pada 2017.

Pada "Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2016", ia memperkirakan kondisi perekonomian Indonesia tahun 2017 masih kondusif, meski belum sekuat capaian periode 2010-2012.

“Kami memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017, akan berada pada rentang 5,0 - 5,4% year to year (yoy), terutama ditopang oleh permintaan domestik,” jelasnya, Rabu (30/11/2016).

Causa mengatakan, dalam jangka menengah, ekonomi akan tumbuh lebih tinggi karena ditopang struktur ekonomi yang lebih kuat dan berkualitas.

“Pemanfaatan berbagai potensi, akan meningkatkan keyakinan swasta untuk beraktivitas, dan menjadi kunci bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,” katanya.

Sejalan perkembangan ekonomi nasional tersebut, pihaknya juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2017 akan mengalami peningkatan pada kisaran 6,2% - 6,6% (yoy), dengan industri pariwisata masih menjadi sumber pertumbuhan utama.

Optimisme pertumbuhan ekonomi tersebut, kata dia, juga didukung perkiraan terjaganya perkembangan inflasi Provinsi Bali, yang akan berada dalam kisaran targetnya sebesar 4,0±1%, mendukung tercapainya target inflasi nasional.

Namun ada beberapa tantangan Provinsi Bali.

Satu di antaranya karena terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika yang membawa perekonomian dunia pada dinamika baru.

Janji kampanye Trump untuk lebih memproteksi perdagangannya, berpotensi menghambat kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Bali.

Mengingat Amerika merupakan negara tujuan ekspor barang utama Provinsi Bali. (*)

Ikuti kami di
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help