Tak Hanya Jambak dan Seret, Ius Pane Juga Pukul Kepala Diona Pakai Senjata Api!

Ius sempat menjual barang bukti berupa telepon genggam miliknya di sekitar Warung Jambu, Bogor

Tak Hanya Jambak dan Seret, Ius Pane Juga Pukul Kepala Diona Pakai Senjata Api!
Istimewa
Ridwan Sitorus alias Ius Pane (45), pelaku perampoka sadis di Pulomas, Jakarta Timur, akhirnya bisa ditangkap jajaran Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur di Medan, Sumatera Barat. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan mengatakan Ridwan Sitorus alias Ius Pane (49) mengakui dirinya menjambak rambut seorang korban bernama Diona Arika (16).

Ius Pane menjambak Diona ketika hendak menyekapnya di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter.

"Betul, saudara Ius Pane menyeret dan menjambak Diona ke kamar mandi. Sudah diakuinya," ucap Iriawan saat konfrensi pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (1/1/2017).

Selain itu, Ius juga memukul kepala Diona yang tewas bersama 5 orang lainnya menggunakan senjata api.

Sebelum melarikan diri, Iriawan menceritakan Ius sempat menjual barang bukti berupa telepon genggam miliknya di sekitar Warung Jambu, Bogor.

Pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan terkait pemeriksaan barang bukti berupa emas dan tas kecil yang dibawa komplotan perampok tersebut saat membobol rumah Dodi Triono.

Sebelumnya, Petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Polrek Depok dan Polres Metro Jakarta Timur menangkap Ius sekitar pukul 07.45 di pool bus ALS (Antar Lintas Sumatera).

Iusa Pane ditangkap ketika ia baru tiba dari perjalanan selama kurang lebih 2 hari 3 malam dari Jakarta menuju Medan.

Kedatangan Ius ke Medan merupakan upaya melarikan diri setelah dirinya mengetahui dua orang rekannya ditangkap kepolisian, Rabu (28/12/2016) silam.

Ridwan Sitorus alias Ius Pane merupakan seorang pelaku perampokan sadis di rumah Dodi Triono di Pulomas, Jakarta Timur, Senin (26/12/2016).

Akibat aksi biadabnya dengan memasukan 11 korban ke dalam kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter, enam orang meninggal dunia akibat kehabisan oksigen.

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help