TribunBali/
Home »

Bali

Penjambak Rambut Artis Seksi Tamara Bleszynski Divonis 3 Bulan Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Sobrat dengan hukuman selama 10 bulan dengan masa percobaan selama satu tahun.

Penjambak Rambut Artis Seksi Tamara Bleszynski Divonis 3 Bulan Penjara
Tribun Bali / Putu Candra
Terdakwa Sobrat saat menjalani sidang putusan, Selasa (10/1) di PN Denpasar. Sobrat divonis 3 bulan penjara atas perbuatannya menganiaya artis peran Tamara Blezynski. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Wayan Putra Wijaya alias Wayan Sobrat masih pikir-pikir saat majelis hakim memvonisnya 3 bulan penjara dalam kasus penganiayaan artis peran Tamara Bleszynski.

Dalam sidang yang digelar pada Selasa (10/1/2017) di Pengadilan Negeri Denpasar, majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa menyatakan, Sobrat terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan.

Atas perbuatannya, Sobrat divonis pidana penjara selama 3 (tiga) bulan.

Baca: Mengaku Kesakitan, Tamara Bleszynski Ungkap Banyak Rambutnya Ikut Tercabut

Aktris Tamara Bleszynski  di PN
Aktris Tamara Bleszynski menjalani sidang sebagai saksi korban di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (18/10/2016), terkait kasus penganiyaan terhadap dirinya dengan terdakwa Wayan Sobrat

Baca: Tamara Ditarik Wayan Sobrat, ‘Kamu Istri Saya di Pulau Jawa, Beri Saya Anak’

Dalam amar putusannya, Hakim Gede Ginarsa menjelaskan perbuatan terdakwa Sobrat. Sobrat terbukti bersalah melakukan tindak pidana ringan sesuai pasal 351 ayat 1 KUHP.

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Wayan Putra Wijaya alias Wayan Sobrat dengan pidana penjara selama 3 bulan," tegas Hakim Gede Ginarsa.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Sobrat dengan hukuman selama 10 bulan dengan masa percobaan selama satu tahun.

Atas putusan majelis hakim tersebut, baik penasihat hukum Sobrat maupun JPU menyatakan, pikir-pikir.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Sobrat telah melakukan penganiayaan terhadap artis peran Tamara Blezyski di Jalan Semat, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung pada 14 April 2016.

Saat itu, Tamara yang berboncengan dengan Andrian diadang oleh Sobrat yang berboncengan dengan temannya di Jalan Semat, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali.

Dengan tangan kirinya, Sobrat menjambak rambut Tamara saat masih berada di atas motor. Saat menjambak, Sobrat berulang kali mengatakan

‘Tamara kamu punya karma di Bali, kamu punya karma di Canggu.

"Setelah dijambak saya merasakan sakit di kepala. Saya juga tidak bisa beraktivitas selama satu minggu karena saya takut keluar rumah dan kepala saya masih sakit," terang Tamara kala bersaksi di persidangan beberapa waktu lalu. (*)

Penulis: Putu Candra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help