TribunBali/
Home »

Bali

Calo TKI Marak, BP3TKI Denpasar Turun ke Desa

Tujuan utama sosialiasi untuk menghindari adanya TKI ilegal serta warga Bali tidak mudah tertipu oleh calo yang mengaku sebagai agen TKI.

Calo TKI Marak, BP3TKI Denpasar Turun ke Desa
Istimewa
Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) regional Denpasar mengelar acara sosialisasi penempatan dan perlindungan TKI ke perbekel serta calon TKI, Kamis (16/2/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) regional Denpasar menggelar acara sosialisasi penempatan dan perlindungan TKI ke perbekel serta calon TKI, di Gedung Dinas Ketenagakerjaan Karangasem, Bali, Kamis (16/2/2017).

Divisi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Regional Denpasar, Mangara Tua Simon mengatakan, kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memberi pemahaman lebih kepada masyarakat Bali terkait prosedur pemberangkatan TKI sesuai UU nomor 39 tahun 2014 serta Permen nomor 22 tahun 2014.

Tujuan utama sosialiasi untuk menghindari adanya TKI ilegal serta warga Bali tidak mudah tertipu oleh calo yang mengaku sebagai agen TKI.

Seperti yang pernah dialami warga asal Singaraja awal 2017, dan berapa masyarakat Karangasem akhir 2016 yang menjadi TKI ke Malaysia.

Simon berharap, warga yang ingin menjadi TKI harus mengikuti aturan.

Mulai persyaratan administrasi hingga kemampuan dalam berbahasa.

Selain itu, masyarakat Karangasem diimbau lebih selektif saat menerima informasi terkait lowongan kerja ke luar negeri. Jangan sampai mudah tertipu.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Pemasyarakatan BP3TKI Regional Denpasar, AA Gede Indra, mengutarakan hal yang sama.

Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk menekan jumlah TKI ilegal di Bali. Warga Karangasem harus diberi pemahaman sebelum menjadi korban calo yang mengaku sebagai agen TKI.

AA Gede Indra berharap materi sosialisasi penempatan dan perlindungan TKI ke perbekel bisa disampaikan ke bawah.

Sehingga masyarakat mengetahui prosedur menjadi TKI.

Mulai dari pengurusan, perekrutan/seleksi, pemeriksaan kesehatan, pengurusan dokumen, proses KTKLN, serta pemberangkatan.

Plt Dinas Ketenagakerjaan Karangasem, I Nyoman Suradnya mengimbau warga Karangasem mengikuti aturan yang berlaku jika ingin kerja ke luar negeri.

Pihaknya juga meminta masyarakat berhati-hati dengan calo yang masuk ke desa, dan informasi terkait lowongan pekerjaan di luar negeri.

Acara sosialisasi penempatan dan perlindungan TKI diikuti beberapa perbekel, calon TKI, masyarakat, perwakilan dari sekolah kejuruan, serta berapa agen. Kegiatan ini dibuka dan ditutup oleh Plt Dinas Ketenaga Kerjaan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Suradnya. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help