TribunBali/
Home »

Bali

Dugaan Pungli di Pasar Desa Adat Mengwi, Bendesa Menampik dengan Jawaban Ini

Adalah Made S yang ditangkap di Pasar Desa Adat Mengwi oleh petugas Satintelkam Polres Badung, sekitar pukul 03.00 Wita,

Dugaan Pungli di Pasar Desa Adat Mengwi, Bendesa Menampik dengan Jawaban Ini
Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pihak kepolisian belakangan ini gencarnya menangkapi oknum yang diduga pelaku pungutan liar (pungli) di sejumlah wilayah Badung, Bali.

Seorang juru parkir (jukir) di Pasar Desa Adat Mengwi pun diamankan petugas Satintelkam Polres Badung.

Adalah Made S yang ditangkap di Pasar Desa Adat Mengwi oleh petugas Satintelkam Polres Badung, sekitar pukul 03.00 Wita, pada Selasa (3/7/2017) lalu.

Ia diduga melakukan pungli dan telah memungut uang parkir mobil dan pungutan di lapak-lapak pedagang sejak lama.

Menurut informasi, pelaku ini diperintahkan seseorang berinisial AR, yakni pemenang tender dari pengelola Pasar Desa Adat Mengwi.

“Pelaku, kadang memungut Rp 50 ribu terhadap pedagang dari luar Bali. Padahal, aturan parkir yang boleh dipungut Rp 1000 per kendaraan untuk motor dan Rp 2000 untuk mobil. Uang pungutan yang diperoleh dalam sehari mencapai Rp 2 juta atau jika dikalkulasikan sejumlah Rp 60 juta per bulan,” ungkap seorang sumber di kepolisian yang enggan disebutkan namanya ini.

Made S hingga sekarang masih menjalani proses pemeriksaan dan belum ada tanda akan ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Mikael Hutabarat mengatakan hingga saat ini pelaku Made S ini masih tahap pemeriksaan dan belum ada tanda akan ditetapkan sebagai tersangka.

“Masih diperiksa, masih dikembangin dulu. Apakah ada nantinya unsur-unsur yang terkait, apakah benar ada suruhan pejabat. Kami akan dalami dulu keterangannya,” ungkap Mikael saat dikonfimasi Jumat (10/3/2017).

Bendesa Adat Mengwi, IB Anom menjelaskan, pelaku yang tertangkap itu memang petugas yang bekerja di pasar.

Halaman
123
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help