TribunBali/
Home »

Bali

21 Hari Operasi Antik Agung, Polres Jembrana Ungkap 6 Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Dilangsungkannya Operasi Anti Narkotika (Antik) Agung 2017 oleh Polres Jembrana berhasil membuahkan hasil yang memuaskan.

21 Hari Operasi Antik Agung, Polres Jembrana Ungkap 6 Kasus Penyalahgunaan Narkoba
Tribun Bali/I Gede Jaka Santosha
Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo menunjukkan barang bukti Sabu-sabu dari Operasi Antik Agung 2017 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Dilangsungkannya Operasi Anti Narkotika (Antik) Agung 2017 oleh Polres Jembrana berhasil membuahkan hasil yang memuaskan.

Selain mengamankan 6 orang pelaku penyalahguna narkoba dari 6 kasus, Polres Jembrana juga berhasil menggagalkan pengiriman 44, 4 gram paket sabu-sabu yang hendak dikirimkan ke Kabupaten Buleleng.

Berdasarkan informasi di Polres Jembrana, Rabu (15/3/2017), dalam 21 hari berlangsungnya operasi Antik Agung 2017 ini Polres Jembrana berhasil menyita barang bukti Narkoba berupa Sabu-sabu seberat 45, 43 gram (netto).

Barang terlarang ini disita petugas dari 6 kasus penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polres Jembrana.

Pelaku pertama yakni; Putu Agus Widiana (38), seorang warga dari Kelurahan Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo yang ditangkap petugas pada Rabu (22/2) lalu dengan barang bukti berupa Sabu-sabu seberat 0, 70 gram (netto). Kedua, I Komang Witarma (43), seorang warga di Kelurahan Dauh Waru, Kecamatan Jembrana yang ditangkap pada sabu (25/2) dengan barang bukti Sabu-sabu seberat 0, 05 gram (netto).

Ketiga, I Made Bagus DwikaPuspa Arta Wijaya (28), seorang warga di Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana yang ditangkap pada Sabtu (25/2) lalu dengan barang bukti sabu-sabu seberat 0, 15 gram (netto). Keempat, Putu Windi Adnyana (33), seorang warga di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo yang ditangkap petugas pada Senin (27/2) lalu dengan barang bukti Sabu-sabu seberat 0, 20 gram (netto).

Dilanjutkan dengan penangkapan pelaku lainnya yakni Rina (31) asal Kecamatan Leumbang, Kabupaten Probolinggo pada Rabu (8/3/2017) lalu dengan barang bukti berupa alat-alat sisa pemakaian Sabu dan terbukti positif mengkonsumsi Narkoba.

Terakhir, tangkapan Narkoba terbesar Polres Jembrana terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk pada Minggu (5/3/2017) lalu dengan barang bukti berupa 44, 4 gram (netto) sabu-sabu. Paket Sabu-sabu ini dititipkan pada mobil travel Bali Prima nopol L 1767 C dengan tujuan pemiliknya yakni Nyoman Dharma di Desa Panji, Kecamatan Sukadasa, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kapolres Jembrana, AKBP Djoni Widodo membenarkan jika pihaknya telah mengamankan 6 orang pelaku penyalahguna narkoba dan menyita barang bukti Sabu-sabu dengan berat total mencapai 45, 43 gram (netto). Menurutnya, dari 6 pelaku yang telah diproses ini 5 orang diantaranya diindikasi sebagai pengguna dan 1 orang pelaku lainnya yakni Nyoman Dharma terindikasi sebagai pengedar.

Selain mengamankan Sabu-sabu, kata dia, dalam operasi Antik Agung 2017 ini pihaknya juga sempat mengamankan 1006 butir pil Zenith pada Selasa (14/3/2017).

Ribuan pil ini diamankan petugas di Pos 2 Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk atau pintu masuk Bali sekitar pukul 06.30 WITA dan diangkut Bus nopol K 1405 CW yang dikemudikan oleh Rohani (47), Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

"Selama pelaksanaan Operasi Antik Agung 2017 ini kita amankan barang-bukti seberat 45, 43 gram Sabu-sabu. Keenam pelaku kini diancam dengan UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara," tandas Kapolres Djoni saat ekspos kasus di Mapolres Jembrana. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help