Jangan Terlalu Sering Cuci Celana Jeans

Anda hanya boleh mencuci jeans jika sudah menimbulkan bau yang tak sedap agar kuman, kotoran, atau pun jamur tidak berkembang pada jeans Anda.

Jangan Terlalu Sering Cuci Celana Jeans
COSMOPOLITAN.COM
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Busana jeans adalah salah satu barang mode yang banyak disukai banyak orang. Sebab, jeans tidak hanya nyaman saat digunakan, tetapi juga memiliki jangka waktu penggunaan yang lebih panjang ketimbang bahan lainnya. 

Namun, untuk menjaga keawetan dari jeans yang digunakan, kuncinya berada pada cara pencucian.

“Pada dasarnya, (jeans) jangan terlalu sering dicuci, kalau dicuci sudah nggak membentuk badan lagi, pastinya akan kembali ke awal,” ujar Adhita Idris, Country Marketing Head Levi Strauss Indonesia, dalam konferensi pers peluncuran Orange Tab di Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Dia melanjutkan, jika Anda ingin memiliki jeans yang lebih tahan lama, maka jangan terlalu sering mencuci jeans.

Anda hanya boleh mencuci jeans jika sudah menimbulkan bau yang tak sedap agar kuman, kotoran, atau pun jamur tidak berkembang pada jeans Anda.

“Kira-kira realistisnya di negara tropis ya empat sampai lima kali pakai. Kalau orangnya ekstrim bisa enggak dicuci sama sekali,” kata Adhita.

Dia menambahkan, ketika Anda tidak mau jeans terlalu sering dicuci, maka satu-satunya pilihan adalah memakainya dengan rapi dan tidak duduk sembarangan ketika menggunakan celana jeans. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Editor: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help