TribunBali/
Home »

Video

Tahun Lalu Juara, Banjar Kaja Panjer Lagi Bikin Ogoh-ogoh Tak Biasa, Pakai Sensor Suara

Pembuatan ogoh-ogoh ini memakan biaya mencapai Rp 28 juta termasuk peralatan sensor penangkap suara.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Jelang malam pengerupukan (sehari sebelum Hari Raya Nyepi), setiap Banjar sudah sibuk membuat ogoh-ogoh.

Sama halnya dengan Sekaa Teruna Dharma Laksana (STDL) Banjar Kaja, Panjer, Denpasar, Bali.

Namun ogoh-ogoh yang dibuat oleh mereka menyematkan teknologi dalam menggerakkan ogoh-ogohnya.

Dimana jika tahun lalu mereka menyematkan teknologi Bluetooth, kali ini digunakan teknologi sensor suara.

“Tahun sekarang kita membuat ogoh-ogoh dengan suara ketukan gamelan Bali. Proses pembuata dimulai dari awal bulan Januari hingga terakhir kemarin (lusa kemarin),” ucap Ketua STDL Banjar Kaja Panjer I Putu Gede Susantana, Jumat (17/3/2017).

Pembuatan ogoh-ogoh ini memakan biaya mencapai Rp 28 juta termasuk peralatan sensor penangkap suara.

“Untuk mesinnya sekitar Rp 6 juta kurang lebih,” tambahnya.

Teknologi sensor suara yang disematkan ini mencuri perhatian warga sekitar Desa Pakraman Panjer.

STDL Banjar Kaja Panjer ini pada tahun lalu memperoleh Juara 1 di kompetisi lomba ogoh-ogoh di Denpasar Selatan dan Juara 3 lomba ogoh-ogoh se-Kota Denpasar.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help