Home »

Bali

Baru 2 Bulan, Gas Metana di TPA Sente Klungkung Macet

Namun ternyata gas gratis dari pemerintah tersebut hanya dinikmati oleh warga selama 2 bulan.

Baru 2 Bulan, Gas Metana di TPA Sente Klungkung Macet
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Instalasi gas metana di TPA Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung, Minggu (19/3/2017). Sudah selama sebulan terakhir, distribusi gas metana di TPA Sente dalam kondisi macet. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung sejak akhir tahun 2016 lalu, berusaha memanfaatkan gas metana yang dihasilkan dari sampah di TPA Sente di Dusun Sente, Desa Pikat, Dawan, Klungkung, Bali.

Pemasangan intalasi gas metana di TPA Sente dilakukan bulan Desember lalu, dan  sudah didistribusikan secara gratis ke 20 KK di Dusun Sente.

Namun ternyata gas gratis dari pemerintah tersebut hanya dinikmati oleh warga selama 2 bulan. Beberapa warga mengeluhkan, gas alternatif  bagi warga di Dusun Sente tersebut mulai macet  dan tidak menghasilkan gas sejak sebulan lalu.

“Sejak sebulan lalu, gas dari TPA (Gas Metana) sudah tidak bisa keluar lagi. Terpaksa sekarang kembali beli gas elpiji 3 Kg. Padahal bisa lebih irit kalau pakai gas dari TPA,” Ujar Ni Nyoman Sustini, seorang warga dari Dusun Sente, Minggu (19/3/2017)

Kadus Sente, I Nengah Sutaryajana pun membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut jika gas metana yang didistribusikan ke warga,  sudah macet sejak sebulan lalu.

Ia pun tidak mengetahui secara pasti kenapa gas gratis tersebut macet. Namun ia mencurigai gas metana tidak terdistribusikan dengan lancar, karena sampah di TPA Sente  yang cenderung lembab.

“Kalau macetnya sekitar sebulan lalu. Mungkin ini karena sampahnya masih lembab,” Ujar I Nengah Sutaryajana.

Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung, Anak Agung Kirana pun tidak menampik jika gas metana di TPA Sente saat ini dalam kondisi macet.

Menurutnya, macetnya gas metana di TPA Sente disebabkan karena pipa instalasi gas metana dipenuhi oleh uap.

Pihaknya pun berencana akan melakukan pemerbaikan terhadap instalasi gas metana tersebut.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help