TribunBali/
Home »

Bali

Kedepannya Anggota ICA BPD Bali Akan Bersertifikat Eksekutif Chef

Saat ini yang terdaftar sebagai anggota ICA BPD Bali sebanyak 367 chef, dan para anggota akan mendapatkan sertifikat chef tentunya melalui pendidikan

Kedepannya Anggota ICA BPD Bali Akan Bersertifikat Eksekutif Chef
Tribun Bali/Fauzan Al Jundi
Suasana Montly Gathering dalam Ulang Tahun ICA BPD Bali, di Bali Paragon Resort Jimbaran, Badung. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Fauzan Al Jundi

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Terpilihnya I Gede Putu Hendra sebagai Ketua Indonesian Chef Association BPD Bali yang baru berjanji akan meningkatkan kualitas kuliner untuk memajukan pariwisata Bali.

Gede Putu Hendra akan fokus pada pendidikan chef, karena dari pengalaman sebelumnya banyak yang tidak mempunyai sertifikat dan hanya belajar otodidak sehingga hasilnya tidak maksimal.

"Ingin membawa ICA Bali lebih profesional, jadi masalah pendidikan, profesi kuliner akan kita kolaborasi," kata Gede Putu Hendra Ketua ICA BPD Bali kepada Tribun Bali, Sabtu (18/3/2017).

Saat ini yang terdaftar sebagai anggota ICA BPD Bali sebanyak 367 chef, dan para anggota akan mendapatkan sertifikat chef tentunya melalui pendidikan chef.

"Kedepannya organisasi ini akan bersertifikasi eksekutif chef, yang terdaftar resmi 376 eksekutif chef," ujar Hendra.

ICA BPD Bali mempunyai program pembudidayaan ikan laut, dimana ICA Bali akan membina pengusaha-pengusaha kuliner untuk bisa berkolaborasi tentunya dengan resep khas yang dimiliki ICA Bali.

"Kita bersinergi dengan Dinas Pariwisata dan Tenaga Kerja, kita ada program pembudidayaan ikan laut, kita bikin resep dan mendidik pengusaha-pengusah kuliner lokal," imbuhnya.

Menjadi tanggung jawab ICA Bali untuk memberikan edukasi cara pengolahan makanan yang benar untuk meningkatkan bisa meningkatkan pariwisata Bali di mata Dunia.

"Kita menjadi kurator, mendidik, memberikan masukan cara pengolahan-pengolahan yang benar," jelasnya.

Tidak hanya edukasi yang dilakukan ICA, tapi ICA Bali sekarang sudah banyak memakai produk lokal dibanding produk impor.

"Kita sekarang mulai 60% memakai produk lokal 40% impor, jadi hemat biaya rasa tetep internasional," tutupnya. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Editor: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help