TribunBali/

Bahaya Media Sosial, Mahasiswi Ini Nyaris Bunuh Diri Gara-gara Ditandai dalam Sebuah Status

Hari-harinya begitu menyesakkan karena rasa malu bercampur marah akibat dihina dan dihujat mengunakan kata-kata kasar di media sosial .

Bahaya Media Sosial, Mahasiswi Ini Nyaris Bunuh Diri Gara-gara Ditandai dalam Sebuah Status
Tribun Manado
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Kemajuan teknologi memang mempermudah masyarakat untuk mengakses informasi, akan tetapi teknologi juga punya dampak yang buruk bila digunakan secara salah oleh masyarakat.

Winda (nama samaran) seorang mahasiswi sebuah Universitas di Manado, wanita ini nyaris memutuskan untuk bunuh diri.

Hari-harinya begitu menyesakkan karena rasa malu bercampur marah akibat dihina dan dihujat mengunakan kata-kata kasar di media sosial .

"Saya sempat dituduh merebut pacar orang, dan dihina melalui kata-kata kasar yang diupload dari status sosial media," ujar wanita berambut pirang tersebut.

Gadis 21 tahun itu melanjutkan, ketika ditandai dalam status tersebut. Sontak teman-teman dan keluarganya langsung memarahinya dan mencap dirinya sebagai wanita yang tidak baik.

"Padahal waktu itu, saya tidak tahu sama sekali kalau pria itu sudah punya pacar. Tapi mereka sama sekali tidak ingin mendengarkan penjelasan saya," aku dia.

Akibatnya Winda sempat terpikir untuk mengakhiri hidupnya.

"Karena malu dihina saya takut untuk keluar dari rumah bahkan tidak ingin masuk kampus. Rasanya lebih baik bunuh diri saja," jelas dia.

Kasus-kasus penghakiman dan bully lewat media sosial juga dialami oleh seorang warga Minahasa.

Abriand, warga Desa Tateli akhirnya harus datang ke Polresta Manado guna melaporkan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan rekannya melalui akun media sosial.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help