Home »

Bali

Ini Yang Harus Diterima Perusahaan Dan Penyebar Berita Hoax

Ini karena berbicara soal Hoax bukan hanya menyebarkan Hoax tetapi masalahnya pada orang yang membikin Hoax.

Ini Yang Harus Diterima Perusahaan Dan Penyebar Berita Hoax
Tribun Bali / AA Gde Putu Wahyura
Sarasehan membangun kesadaran bersama melawan Hoax, Hari Pers Nasional dan Hut ke-71 PWI Provinsi Bali, Inna Bali Denpasar, Senin (20/3/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berbagai insan media, kepolisian, TNI dan mahasiswa duduk bersama untuk berdiskusi dalam melawan Hoax.

 Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers, Agus Sudibyo mengatakan bahwa bukan hanya orang yang mengeshare berita Hoax namun perusahaan sebagai penyedia layanan yang mengeshare berita Hoax juga harus bertanggung jawab terkait dengan konten hoax tersebut.

“Kalau di FB mengeshare hoax, dia (FB) juga harus bertanggung jawab terkait berita Hoax tersebut,” ujarnya dalam Sarasehan membangun kesadaran bersama melawan Hoax, Hari Pers Nasional dan Hut ke-71 PWI Provinsi Bali, Inna Bali Denpasar, Senin (20/3/2017).

Literasi pendidikan terkait Hoax juga harus masuk dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Ini karena berbicara soal Hoax bukan hanya menyebarkan Hoax tetapi masalahnya pada orang yang membikin Hoax.

“Siapa yang menyebarkan Hoax, orang yang memproduksi harus bertanggung jawab. Dan perusahaan yang mengesahre harus bertanggung jawab. UU ITE belum dibedakan produksi hoax dan perusahaan hoax,” jelasnya.(*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help