TribunBali/

Australia Plus

Inilah Para Alumni Tersukses Penerima Australian Alumni Award 2017

Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson mengatakan, Australia sangat bangga dengan para alumninya dan prestasi mereka akan menginspirasi.

Inilah Para Alumni Tersukses Penerima Australian Alumni Award 2017
istimewa
Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson bersama tiga alumni tersukses dalam acara penyambutan Australian Alumni Gala Dinner 2017, di Jakarta, Minggu (19/3/2017) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Tiga alumni Australia tersukses telah menerima penghargaan bergengsi pada acara gala "penyambutan pulang" di Jakarta, Minggu (19/3/2017) malam.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson mengatakan, Australia sangat bangga dengan para alumninya dan perayaan prestasi mereka akan menginspirasi semua orang di komunitas alumni kami (yang dikenal sebagai #OzAlum).

"Kemanapun saya pergi, saya bertemu alumni berbakat yang telah membuat kontribusi signifikan untuk organisasi dan komunitas mereka. Hal ini juga tercermin dengan jumlah nominasi Alumni Award berkaliber tinggi yang kami terima," kata Duta Besar Grigson.

Mouly Surya, lulusan Universitas Bond dan Swinburne adalah Australian Alumni of the Year 2017.

Sebagai penulis, produser dan sutradara film pemenang penghargaan, Mouly mendirikan perusahaan produksi film Cinesurya sekembalinya ke Indonesia.

Film buatan Mouly berjudul Fiksi dan What They Don’t Talk About When They Talk About Love telah menerima berbagai pujian di Indonesia dan di seluruh dunia – membawa cerita dan perspektif Indonesia untuk khalayak internasional.

Penghargaan Innovation and Entrepreneurship telah diberikan kepada Fendi Liem, alumnus dari University of New South Wales.

Fendi mendirikan sebuah perusahaan rintisan dengan nama SEDAYU pada tahun 2009 yang kini merupakan salah satu perusahaan pengadaan keahlian teknik konstruksi terkemuka di Indonesia dengan lebih dari 100 pembangkit listrik tenaga surya di seluruh Indonesia.

Listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga surya SEDAYU telah membantu meningkatkan taraf hidup di beberapa komunitas yang paling terisolasi di Indonesia.

Lulusan Monash University Fahd Pahdepi telah memenangkan Outstanding Young Alumni Award.

Pada umur 30 tahun Fahd telah menerbitkan lima novel terlaris dan mendirikan kantor jasa konsultasi www.inspirasi.co untuk penulis, desainer dan fotografer Indonesia serta Digitroops.id untuk membantu pemerintah, para pemimpin politik dan perusahaan dengan kampanye media sosial.

25 alumni penggiat telah menerima hibah alumni untuk berbagai proposal, seperti merehabilitasi terumbu karang di Bengkulu, memberdayakan penyintas kekerasan rumah tangga dan mendirikan koperasi limbah di Pulau Komodo adalah contoh-contoh proyek yang didanai.

Putaran hibah alumni selanjutnya akan dibuka pada April 2017. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help