Home »

Bali

Pembobol Vila di Ubud Kabur dari Rutan Ditangkap, Ternyata Sembunyi di Jambi

Timah panas Sat Reskrim Polres Gianyar mengakhiri pelarian, Aji Wijayanto (22). Wijayanto mengaku nekat kabur karena mengaku frustrasi di sel rutan.

Pembobol Vila di Ubud Kabur dari Rutan Ditangkap, Ternyata Sembunyi di Jambi
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Aji Wijayanto bersama petugas usai diamankan dan gelar perkara di Mapolres Gianyar, Minggu (19/3/2017). Pihak kepolisian terpaksa menembaknya karena berusaha kabur lagi. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Timah panas Sat Reskrim Polres Gianyar mengakhiri pelarian, Aji Wijayanto (22).

Pemuda asal Sumatera Utara yang kabur selama lima bulan dari sel tahanan Mapolsek Ubud ini, terpaksa ditembak. Ia kembali berusaha kabur ketika disuruh menunjukkan barang bukti (BB) sepeda motor milik Babhinkamtibmas Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, Bali yang dicuri saat kabur rumah tahanan (rutan).

Pantuan Tribun Bali di Mapolres Gianyar, Minggu (19/3/2017), Wijayanto yang juga terlibat kasus pembobolan vila di sejumlah tempat di Ubud ini berjalan dengan satu kaki. Betis kanannya dihadiahi dua butir peluru.

Wijayanto mengaku nekat kabur karena mengaku frustrasi di sel rutan.

Iapun memanfaatkan plafon sel yang rusak.

Namun Wijayanto mengaku menyesali perbuatannya dan mengaku tidak berani kabur lagi.

“Saya menyesal, dan tidak mau kabur lagi. Sebab hukuman saya menjadi lebih berat dan kaki saya lumpuh kena tembak,” sesalnya di Mapolres Gianyar, kemarin.

Selama dalam pengejaran pihak kepolisian, Wijayanto mengatakan dirinya berada di rumah teman ayahnya di Jambi.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia bekerja sebagai buruh serabutan.

“Selama kabur, saya bekerja dan belajar di pesantren. Kerja, ya serabutan. Ada yang menyuruh memotong rumput, ada yang menyuruh bersihkan rumah, saya kerjakan,” katanya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help