TribunBali/
Home »

Bali

Sejak Usia Lima Tahun Putu Febri Hidup Tanpa Orang Tua, Ketakutan Saat Tembok Rumah Roboh!

Ayah dan ibunya meninggal secara beruntun karena sakit, saat ini dirinya hanya tinggal bersama sang kakek

Sejak Usia Lima Tahun Putu Febri Hidup Tanpa Orang Tua, Ketakutan Saat Tembok Rumah Roboh!
Tribun Bali/I Made Argawa
I Putu Pebri Antara Putra (6) bersama sang kakek di Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. 

TRIBUN BALI.COM, TABANAN- Kurus dan penuh tawa itulah kesan pertama saat bertemu dengan I Putu Pebri Antara Putra (6) di Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.

Bocah yang gemar naik sepeda di halaman rumahnya itu saat ini hanya tinggal berdua dengan sang kakek I Wayan Cakra (76) di rumah yang hampir roboh dengan dinding jebol.

“Inilah kondisi rumah kami, tidak ada apa-apa, kalau boleh tahu bapak dari mana ya?” Tanya Cakra.

Setelah mengenalkan diri dari Tribun Bali lantas Cakra mencari cucunya di rumah tetangga.

Saat dicari dan diajak ke rumah spontan Putu Pebri mengambil sepeda kecil warna merah dan mengelilingi halaman rumah yang luasnya sekitar enam are dan dipenuhi rumput liar.

Mereka tinggal di rumah yang tidak memiliki daun jendela, selain sebuah rumah, ada sebuah dapur yang lebih tepat disebut gubuk di selatan.

Cakra dan cucunya sehari-hari hanya mengandalkan belas kasihan orang atau tetangga, ada yang memberi beras atau lauk.

“Sekitar sebulan yang lalu tembok rumah saya jebol pas hujan. Cucu saya ketakutan dan mengajak tinggal di dapur, tapi kondisi dapur juga rusak,” terangnya yang ditinggal mati oleh istrinya sekitar 30 tahun yang lalu.

Saat ini Putu Pebri harusnya sudah duduk di kelas I sekolah dasar di SDN 1 Kediri.

Tapi, anak periang itu tampaknya enggan meninggalkan sang kakek di rumah.

Halaman
123
Penulis: I Made Argawa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help