TribunBali/
Home »

Bali

Sejak Usia Lima Tahun Putu Febri Hidup Tanpa Orang Tua, Ketakutan Saat Tembok Rumah Roboh!

Ayah dan ibunya meninggal secara beruntun karena sakit, saat ini dirinya hanya tinggal bersama sang kakek

Sejak Usia Lima Tahun Putu Febri Hidup Tanpa Orang Tua, Ketakutan Saat Tembok Rumah Roboh!
Tribun Bali/I Made Argawa
I Putu Pebri Antara Putra (6) bersama sang kakek di Banjar Tanah Bang, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. 

“Cucu saya tidak mau sekolah, senangnya bermain saja dan harus selalu lihat saya. Kan tidak bisa saya terus temani di sekolah,” ujar Cakra.

Terkait dengan keadaan tersebut pihak sekolah akhirnya memberikan waktu kepada Pebri untuk tidak sekolah, hingga menunggu keinginan anak itu kembali ke bangku pendidikan.

“Diberi waktu oleh pihak sekolah, di rumah dulu,” terangnya.   

Saat kondisi tubuhnya masih bagus, Cakra bekerja sebagai buruh bangunan.

Kisah tragis mulai dijalani ketika anak ketiga I Komang Sukarata meninggal dunia tiga tahun lalu.

Disusul oleh adik Putu Pebri, I Kadek Dharma sekitar 1,5 tahun lalu dan menantunya Ni Nengah Merta satu tahun lalu.

“Mereka meninggal karena sakit. Kini di rumah ini saya hanya hidup berdua dengan cucu saja,” ujarnya.

Saat masih hidup anak ketiganya yang tinggal di rumah memang senang bermain judi hingga memiliki banyak utang dan tidak sempat merenovasi rumah.

“Anak saya juga bekerja sebagai buruh bangunan, ada penghasilan. Tapi senang berjudi hingga banyak utang,” jelasnya.

Pria renta yang sudah mengalami gangguan pendengaran itu sebenarnya memiliki enam anak, tiga anak perempuan dan tiga anak laki-laki.

Halaman
123
Penulis: I Made Argawa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help