Home »

Bali

BPJS Kesehatan, Peserta Sehat Gotong Royong Biayai Peserta yang Sakit

Sehingga, kata dia, perlu didorong sebanyak-banyaknya peserta untuk mengikuti program ini.

BPJS Kesehatan, Peserta Sehat Gotong Royong Biayai Peserta yang Sakit
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Suasana Gathering BPJS Kesehatan Cabang Denpasar di Kertalangu, Bersama Media Selasa (21/3/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Filosofi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, adalah gotong royong dari peserta sehat untuk membantu peserta yang sakit.

Kiki Chistmar Marbun, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar menjelaskan, setiap iuran yang dibayarkan peserta BPJS Kesehatan digunakan untuk membiayai peserta yang sedang sakit, dan membutuhkan pertolongan.

“Nah iuran yang terkumpul dari peserta yang sehat, dipakai untuk membayar biaya pelayanan kesehatan peserta yang sakit. Kemudian terjadilah gotong royong dan subsidi silang,” katanya dalam gathering bersama media di Kertalangu, Denpasar, Selasa (21/3/2017).

Sehingga, kata dia, perlu didorong sebanyak-banyaknya peserta  untuk mengikuti program ini.

Kemudian masyarakat yang telah mendaftar perlu didorong untuk membayar iuran secara teratur.

Kiki sapaan akrabnya menjelaskan, secara ringkas prinsip gotong royong bisa terlihat dari iuran peserta yang sehat untuk membiayai peserta yang sakit.

“Misalkan saja untuk biaya pelayanan kesehatan 1 pasien DBD itu dibutuhkan biaya dari 80 peserta yang sehat. Kemudian 1 pasien Sectio Caesaria membutuhkan biaya dri 135 peserta yang sehat, dan 1 pasien kanker membutuhkan biaya dari 1.253 peserta yang sehat,” katanya.

Sehingga harapan pemerintah pada 2019, seluruh masyarakat Indonesia bisa mengikuti dan mendaftarkan dirinya ke JKN. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help