Pernikahan Dini, "Ceweknya Hamil Duluan, Mau Nggak Mau Harus Nikah daripada Jadi Aib"

Terjadinya pernikahan dini ini disebabkan beberapa faktor, antara lain sang wanita terlanjur berbadan dua atau hamil.

Pernikahan Dini,
Tribunnews
Ilustrasi ABG hamil 

TRIBUN-BALI.COM - Pernikahan di bawah umur atau lebih dikenal pernikahan dini di Provinsi Lampung meningkat sekitar 30 hingga 50 persen.

Terjadinya pernikahan dini ini disebabkan beberapa faktor, antara lain sang wanita terlanjur berbadan dua atau hamil.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Tinggi (PT) Agama Bandar Lampung, Muhamad Iqbal, mengungkapkan, dua tahun terakhir ini terjadi peningkatan pasangan yang menikah dini. Penyebabnya antara lain "kecelakaan" atau hamil di luar nikah, faktor ekonomi, dan perjodohan.

"Ada beberapa faktor (sebab nikah dini). Selain kecelakaan (hamil sebelum menikah), ada juga faktor ekonomi atau tidak ada aktivitas, nggak lanjut sekolah atau kuliah," kata Iqbal saat diwawancara Tribun Lampung, Rabu (15/3).

Berdasarkan data PT Agama Bandar Lampung, pada 2015 terdapat 71 pasangan yang menikah muda. Jumlah itu naik menjadi 102 pasangan pada tahun 2016.

Sementara data Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) Lampung menunjukkan faktor married by accident (MBA) atau hamil di luar nikah menjadi penyebab dominan pasangan menikah usia muda.

Hamil

Penelusuran Tribun, sejumlah pasangan suami istri (pasutri) melangsungkan pernikahan dini karena sang wanita sudah hamil.

BL (18), warga Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, mengakui melangsungkan pernikahan di bawah umur. BL mengatakan, pernikahan itu terjadi karena faktor "kecelakaan" atau MBA.

Indahnya masa-masa berpacaran membuat sejoli ini terbuai, hingga akhirnya sang wanita berinisial AN tersebut hamil. Ketika itu, AN belum genap berusia 16 tahun.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help