Home »

Bali

Luh Sri Terkejut Konter HP-nya Dikuras Maling, Kerugian Capai Rp 250 Juta

Luh Sri Kusuma Dewi (37) yang merupakan pemilik konter HP benar-benar dibuat terkejut saat melihat kondisi pintu tokonya terbuka, Senin sekitar pukul

Luh Sri Terkejut Konter HP-nya Dikuras Maling, Kerugian Capai Rp 250 Juta
Tribun Bali/Prima/Dwi S

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ratu Ayu Astri Desiani

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Aksi pencurian lagi-lagi terjadi di bumi panji sakti.

Kali ini sebuah konter handphone (HP) yang terletak di Dusun Kawanan, Desa Penuktukan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng ludes dibobol maling pada Senin (3/4/2017) lalu.

Akibatnya, sang pemilik toko mengalami kerugian sebesar Rp 250 juta.

Hingga Kamis (6/4/2017), polisi masih memburu pelaku.

Luh Sri Kusuma Dewi (37) yang merupakan pemilik konter HP benar-benar dibuat terkejut saat melihat kondisi pintu tokonya terbuka, Senin sekitar pukul 07.00 Wita.

Langkah kaki wanita asal Kelurahan Banyuning, Kabupaten Buleleng ini semakin lemas saat melihat etalase kaca di dalam tokonya berantakan dan dalam kondisi pecah.

Pun dengan seluruh unit HP segala merk yang ia jual telah raib tak tersisa.

"Saat itu korban baru saja ingin membuka dagangannya. Dia kaget kok pintu toko terbuka. Nah saat dia masuk, dia lihat seluruh HP yang dijual hilang tak tersisa satu pun," ujar Kapolsek Tejakula, AKP Putu Mangku Yasa saat dihubungi melalui saluran telepon seluler, Kamis.

Berdasarkan hasil penyelidikan, AKP Yasa menduga bahwa pelaku membobol toko yang diberi nama Penuktukan Cell itu dengan cara membuka paksa pintu masuk (pintu harmonika), lalu masuk ke dalam toko, dan mengambil seluruh stok HP yang ada di konter tersebut.

"Sekitar 65 unit HP hilang. Berbagai macam merk, ada Samsung, Nokia, Oppo, Mito, Polytron, Advan, dan Evercoss. Kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 250 juta," katanya.

Hingga Kamis kamarin pihak kepolisian sektor Tejakula masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan kamera pengawas (CCTV).

Pun dengan pelaku hingga saat ini masih dalam proses pengejaran.

"Ya kami sedang berupaya untuk memburu pelaku. Semoga saja masih berada di wilayah Bali," katanya. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help