Jelang Real Madrid VS Muenchen dan Kartu Kuning di Lini Pertahanan Los Galacticos

Ramos sudah mengantongi dua kartu kuning pada Liga Champions musim ini. Raphael Varane cedera hamstring dan Pepe dipastikan absen karena cedera rusuk

Jelang Real Madrid VS Muenchen dan Kartu Kuning di Lini Pertahanan Los Galacticos
(CHRISTOF STACHE)
Dari kiri ke kanan: Bek Bayern Muenchen Javi Martinez, bek David Alaba, gelandang Douglas Costa, striker Robert Lewandowski dan gelandang Arturo Vidal melakukan selebrasi setelah Lewandowski mencetak gol pertama ke gawang Eintracht Frankfurt dalam pertandingan Bundesliga di Allianz Arena, Sabtu (11/3/2017). 

TRIBUN-BALI.COM - "Bikin Sergio Ramos mendapat kartu kuning dan hancurkan mereka!" Pesan dan harapan tersebut tidak hanya muncul sekali di forum untuk para suporter Bayern Muenchen. 

Kenapa harus Ramos yang mendapat kartu kuning dalam duel leg I babak perempat final Liga Champions antara Muenchen dan Real Madrid di Fusball Arena pada Rabu (12/4/2017)? Ramos adalah pilar pertahanan Madrid.

Bek tengah Los Blancos ini sering melakukan penyelamatan di lini pertahanan dan juga mencetak gol-gol penentu melalui sundulan dari situasi bola mati. Ramos sudah mengantongi dua kartu kuning pada Liga Champions musim ini.

Artinya, kartu kuning dalam duel di Fusball Arena akan membuat sang kapten absen pada partai leg II Selasa depan.

"Saya berharap Carlo (Ancelotti) akan meminta Arturo (Vidal) atau Franck (Ribery) untuk memprovokasi Ramos. Mereka bagus dalam memainkan permainan kotor. Akan lebih mudah buat kami pada pertemuan kedua jika Ramos absen," tulis fans dengan nama sandi Fcbartek.

Pada Rabu ini, saat ada Ramos, "lampu kuning" sudah menyala di lini pertahanan Madrid. Setelah Raphael Varane cedera hamstring, Pepe dipastikan absen dalam dua duel kontra jagoan Jerman itu karena cedera patah tulang rusuk.

Kapten Real Madrid, Sergio Ramos.
Kapten Real Madrid, Sergio Ramos. (kompas.com)

Pelatih Zinedine Zidane hanya memiliki Ramos dan Nacho sebagai pilihan utama di jantung pertahanan tim. 

Bukan kondisi ideal untuk menghadapi tim yang musim ini mencetak 48 gol dalam 11 partai kandang Bundesliga dan 15 gol dalam empat partai Liga Champions di Fusball Arena.

Namun, Madrid sudah terbiasa dengan kondisi demikian. Menghadapi lawan yang begitu tajam, Los Blancos tidak akan menunggu di pertahanan. Bukan seperti itu ciri tim juara seperti pasukan Zinedine Zidane. Muenchen dan Madrid akan sama-sama agresif.

Tim yang akan sukses adalah tim yang paling baik dalam menjalankan transisi dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya.

Halaman
12
Editor: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help