Pariwisata atau Pertambangan? Ini Kata Warga Nusa Penida

Hal ini karena adanya penambangan batu kapur di pulau terluar Provinsi Bali ini.

Pariwisata atau Pertambangan? Ini Kata Warga Nusa Penida
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Seorang warga berdiri di wilayah perbukitan Nusa Penida belum lama ini. Kondisi geografis Nusa Penida yang berbukit dna berbatu kapur diusulkan sebagai wilayah pertambangan. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Nusa Penida saat ini masih berstatus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Pulau yang menyimpan keindahan alam ini sudah ditetapkan sebagai daerah pariwisata.

Baca: Pemprov Usulkan Nusa Penida Jadi Wilayah Pertambangan, Bupati Suwirta Belum Bersikap

Kini muncul wacana menjadikan Nusa Penida sebagai wilayah pertambangan.

Hal ini karena adanya penambangan batu kapur di pulau terluar Provinsi Bali ini.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, berharap keduanya tak sampai berbenturan.

"Usulan Nusa Penida sebagai wilayah pertambangan, tentu jangan sampai bertabrakan dengan KSPN," katanya, Rabu (12/4/2017). 

Disinggung mengenai daerah Nusa Penida yang juga sebagai daerah pariwisata dan ditakutkan akan merusak ekosistem lingkungan jika ada penambangan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemprov Bali, Ketut Wija, menyatakan akan menunggu hasil kajiannya.

Wija setuju Nusa Penida tidak dijadikan wilayah pertambangan jika memang merusak pariwisata.

"Kalaupun tetap jadi WP tetapi dengan zona tertentu, tidak semua,” ujar mantan Asisten II Pemprov Bali ini.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved