TribunBali/
Home »

Bali

Petaka Pementasan Calonarang, Putu Nadiasa Jatuh 2 Kali Usai Tusukkan Keris ke Tapakan Rangda

Saat pagelaran Calonarang tersebut, Putu Nadiasa sempat jatuh dua kali setelah menghujamkan keris ke tapakan Rangda.

Petaka Pementasan Calonarang, Putu Nadiasa Jatuh 2 Kali Usai Tusukkan Keris ke Tapakan Rangda
Tribun Bali/I Made Argawa/Prima/Dwi S
Lokasi pementasan calonarang di Pura Dalem Tegal Jadi, Minggu (16/4/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Prajuru Adat Desa Pakraman Tegal Jadi, I Gede Suwela (62), mengaku tidak mengetahui secara jelas peristiwa yang menimpa Nadiasa.

Apakah korban luka saat ngunying atau saat jatuh lalu terkena keris.

Baca: Nahas, Keris Tembus Rongga Perut Putu Nadiasa Saat Pementasan Calonarang di Pura Dalem

Baca: Misterius, Muncul Dua Ular Melilit di Area Pementasan Calonarang, Inikah Pembawa Pertanda?

Saat pagelaran Calonarang tersebut, Putu Nadiasa sempat jatuh dua kali setelah menghujamkan keris ke tapakan Rangda.

"Krama tidak ada yang tahu secara pasti. Saat itu banyak yang kerauhan di antaranya perempuan," katanya saat ditemui di Pura Dalem Tegal Jadi, kemarin.

Suwela selaku bendahara Desa Pakraman Tegal Jadi memaparkan, saat pujawali tepat pada Saniscara Kliwon, Wuku Kuningan, di Pura Dalem Desa Pakraman Tegal Jadi adalah pujawali nadi atau besar.

Karena itu harus mengadakan pementasan Calonarang setahun sekali.

Sebelum insiden tersebut, rentetan cerita lawak dan lainya berlangsung singkat dimulai sekitar pukul 21.30 Wita.

Kesurupan dimulai saat Rangda keluar dari kori agung. Sekitar 10 orang krama kesurupan.

Halaman
1234
Penulis: I Made Argawa
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help