Berita NTB

Ketua Ombudsman RI: Birokrat Dituntut Sanggup Mereformasi Diri

Menurut Prof. Dr. Amzulian, untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima dibutuhkan beberapa hal yang harus dilakukan.

Ketua Ombudsman RI: Birokrat Dituntut Sanggup Mereformasi Diri
Istimewa
Seminar Review Sistem Pengelolaan Pelayanan Publik Nasional dan Bimbingan Teknis “Lapor: SP4N”, yang digelar di hotel Holiday Inn, di Kawasan Wisata Pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (20/4/2017). 

TRIBUN-BALI.COM - Agar dapat menghadirkan pelayanan publik yang prima dibutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh unsur jajaran birokrasi.

Karenanya, selain harus terus diberdayakan, jajaran birokrasi juga dituntut sanggup mereformasi dirinya.

Hal itu ditegaskan Ketua Ombudsman RI, Prof. Dr. Amzulian saat membuka Seminar Review Sistem Pengelolaan Pelayanan Publik Nasional dan Bimbingan Teknis “Lapor: SP4N”, yang digelar di hotel Holiday Inn, di Kawasan Wisata Pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Kamis, 20 April 2017. 

Menurut Prof. Dr. Amzulian, untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima dibutuhkan beberapa hal yang harus dilakukan.

Pertama, membentuk kementerian khusus yang menangani reformasi.

Kedua, membentuk Ombudsman, dan ketiga membentuk regulasi tentang pelayanan publik.

“Alhamdulillah, bangsa kita telah menunjukkan komitmen yang tinggi  dengan membentuk Kementerian PAN & RB. Kementerian ini fungsinya bukan hanya memberdayakan, tetapi juga mereformasi untuk menciptakan pelayanan publik yang berkualitas dan adil,” ujar Dr. Amzulian sembari menekankan bahwa prinsipnya negara hadir untuk menegakkan keadilan.

Dijelaskan terkait pembentukan Ombudsman di Indonesia hal itu telah dilakukan berdasarkan UU Nomor 37 Tahun 2008.

Sementara, terkait regulasi tentang pelayanan publik juga sudah dilaksanakan berdasarkan implementasi UU Nomor 25 tahun 2009.

Sejumlah langkah tersebut, membuktikan  komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan di bidang layanan masyarakat sangat tinggi.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help