TribunBali/

Menanti Duel Sengit Semifinal Liga Champions, Nyonya Tua Bangkitkan Rasa Takut

Juventus singkirkan Barcelona dengan agregat 3-0, sedang AS Monaco tampil dengan gagah perkasa setelah singkirkan Borussia Dortmund dengan skor

Menanti Duel Sengit Semifinal Liga Champions, Nyonya Tua Bangkitkan Rasa Takut
Tribun Bali/Dwi S
Semifinal Liga Champions 2016/2017 

"Dia sudah tunjukkan jika di momen-momen penting, dia selalu ada. Dia membuat perbedaan. Saat dia harus melakukan sesuatu, dia melakukannya," puji Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Satu hal yang patut menjadi perhatian Madrid adalah lini pertahanan. Cederanya Pepe dan Rapahel Varane membuat sektor belakang Madrid cukup rapuh.

Ambisi besar juga diusung Atletico Madrid.

Setelah tiga kali lolos semifinal dalam empat perhelatan terakhir Liga Champions, kini mereka mengincar final ketiga. Mereka pun bertekad meraih juara setelah dua kali digagalkan oleh Real Madrid di final.

"Kami kembali lolos ke semifinal Liga Champions dan itu tidak dicapai dengan mudah. Bisa melakukannya tiga kali dalam empat tahun sungguh luar biasa dan kami harus menikmatinya," kata gelandang Atletico, Koke, seperti dilansir UEFA.

Kuda Hitam

Sementara AS Monaco boleh disebut sebagai kuda hitam di semifinal nanti.

Tampil bukan sebagai unggulan, AS Monaco faktanya bisa membombardir Dortmund dengan skor besar. Klub asal Ligue 1 Prancis ini seperti tak mengalami kesulitan hancurkan Dortmund.

Magis Monaco sudah terendus sejak singkirkan Manchester City di perdelapan final Liga Champions. Di Stadion Etihad, tim besutan Leonardo Jardim ini memang kalah 3-5. Namun saat tampil di markas mereka Stade Louis II, AS Monaco singkirkan City dengan skor 3-1.

Ini pertama kalinya lagi AS Monaco melenggang ke semifinal Liga Champions.

Ini membuka kesempatan mengulang kisah 2003/2004 yang lolos ke final. Tentunya itu bukan tugas mudah karena persaingan kian sengit.

Ada kans besar AS Monaco bersua tim berat saat drawing.

Mereka bisa saja menghadapi Real Madrid selaku juara bertahan. Mungkin juga berjumpa Juventus atau Atletico Madrid.    

Banyak yang meyakini AS Monaco berharap bertemu Atletico Madrid karena kekuatannya dianggap setara.

Soalnya, bila ternyata Real Madrid meladeni Juventus pastinya akan sangat menguntungkan.

Tapi, analisa itu disanggah Kylian Mbappe.

Wonderkid Monaco ini mengklaim timnya tidak akan berharap mengindari klub tertentu saat drawing semifinal Liga Champions. 

“Saya tidak peduli apa hasil drawing semifinal. Di fase ini yang tersisa hanyalah tim besar. Kami tidak ingin menghindari siapapun. Yang bisa kami lakukan sekarang cuma terus bekerja keras,” ucap Mbappe, dikutip skysport.

Bomber berusia 18 tahun ini pun ingin menjadikan musim ini sebagai musim terbaik AS Monaco.

Soalnya, Les Rouges et Blancs punya kans membukukan treble winner.

Apalagi, Mbappe baru saja masuk buku sejarah sebagai pemain termuda yang bisa mencetak lima gol di Liga Champions. (tribunnews/ka7)

Penulis: Komang Agus Ruspawan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help