TribunBali/

Dokter di Australia Boleh Berikan Ganja Pada Pasien

Ganja untuk pengobatan sekarang berada dalam kategori yang sama dengan perawatan lainnya, seperti morfin

Dokter di Australia Boleh Berikan Ganja Pada Pasien
Ilustrasi Ganja 

TRIBUN-BALI.COM - Para dokter di Australia Selatan akan dapat meresepkan penggunaan obat ganja, tanpa persetujuan pemerintah di Australia Selatan, mulai pekan ini (24/04/2017)

Pemerintah Australia Selatan mengatakan pihaknya memotong proses birokrasi, sehingga obat tersebut dapat diresepkan untuk jangka waktu hingga dua bulan tanpa persetujuan negara bagian

Kyam Maher, pejabat sementara Premier Australia Selatan, mengatakan perubahan tersebut dilakukan setelah berkonsultasi dengan pihak-pihak penting

"Kami mendengar ada proses birokrasi berbelit dan administrasi berlapis-lapis bagi dokter untuk mendapat persetujuan setiap saat, untuk memberikan ganja pada setiap pasien," katanya

"Jika seorang dokter berkonsultasi dengan pasien dan menganggap hal itu tepat bagi mereka, kami memutuskan bahwa Anda tidak butuh persetujuan negara bagian

" Hanya produk ganja untuk keperluan pengobatan yang disetujui oleh badan Therapeutic Goods Administration yang akan termasuk dalam perubahan tersebut

Ganja dan morfinTahun lalu, pemerintah federal Australia melegalkan resep ganja bagi pengobatan, dengan memberikan rinciannya kepada seluruh negara bagian

Ganja untuk pengobatan sekarang berada dalam kategori yang sama dengan perawatan lainnya, seperti morfin

"Sudah banyak konsultasi dengan profesional medis, perwakilan industri dan konsumen kesehatan untuk memastikan bahwa obat tersebut disetujui dan aman," kata Kyam

"[Ini memberi] pasien Australia Selatan akses mudah jika para ahli kesehatan mereka menganggapnya bermanfaat bagi mereka

"Sementara itu, pemerintah Australia Selatan mendirikan kantor industri tanaman ganja dan pengobatan ganja, sebagai cara untuk mengembangkan kedua sektor tersebut

Undang-undang yang membiarkan petani memasok tanaman ganja untuk keperluan industri telah diloloskan pemerintah Australia Selatan bulan April ini

Hemp atau sejenis tanaman ganja digunakan untuk memproduksi pakaian, kosmetik dan bahan bangunan

Tanaman ini mengandung kurang dari 1 persen zat psikoatif THC. (ABC Australia Plus)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help