TribunBali/

Tip Sehat untuk Anda

Kurangi Konsumsi Mi Instan Terlalu Pedas, Ini Alasannya

Menikmati mi instan dengan sensasi rasa super pedas menjadi populer di Indonesia karena banyak orang yang penasaran dengan rasanya.

Kurangi Konsumsi Mi Instan Terlalu Pedas, Ini Alasannya
KOMPAS IMAGES
Mi instan. 

TRIBUN-BALI - Menikmati mi instan dengan sensasi rasa super pedas menjadi populer di Indonesia karena banyak orang yang penasaran dengan rasanya.

Apalagi mayoritas orang Indonesia memang menyukai rasa pedas.

Jika Anda termasuk orang yang ingin mencoba mi instan super pedas, ketahui dulu apa dampaknya bagi kesehatan lambung.

Menurut dokter spesialis gizi klinik Stella Evangeline Bela, orang yang sudah memiliki penyakit maag sebaiknya tidak mengonsumsi makanan terlalu pedas.

"Hati-hati dengan pedasnya karena bisa mengiritasi lambung. Ini karena lambung kita sudah asam, lalu ditambah lagi dengan zat-zat yang mengiritasi," ujar dokter yang berpraktik di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur ini.

Gangguan pencernaan atau dispepsia tukak menyebabkan lambung mudah terangsang.

Makanan dan minuman yang bisa memicu asam lambung antara lain yang mengandung kadar asam tinggi, kafein, atau makanan pedas.

Stella menjelaskan, makanan terlalu pedas seperti mi instantersebut sebaiknya dihindari.

"Apalagi kita tidak tahu apa campuran di dalam mi pedas tersebut. Berbeda dengan cabai yang pedasnya alami sehingga ada batasnya," paparnya.

Orang yang menderita gangguan lambung disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering. "Pilih makanan yang lembut-lembut," ujarnya.

Bagi mereka yang tidak memiliki sakit maag, konsumsi mie super pedas itu seringkali menimbulkan rasa panas di perut yang tidak nyaman. (*)

Editor: imam rosidin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help