TribunBali/
Home »

Bali

Sewa Kamar 3 Jam, Dewa Darma Terbujur Kaku di Kamar Hotel Dengan Racun Tikus

Sekitar pukul 13.00 Wita, karyawan memtuskan untuk membuka pintu secara paksa dengan menggunakan linggis.

Sewa Kamar 3 Jam, Dewa Darma Terbujur Kaku di Kamar Hotel  Dengan Racun Tikus
Istimewa
Tim Inafis Polres Tabanan melakukan olah tempat kejadian di Hotel Melati II Banjar Candikuning I, Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali / Fauzan Al Jundi 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - I Dewa Made Darma Santosa (35), ditemukan tewas di sebuah hotel melati di Banjar Candikuning, Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali,  Jumat (5/5/2017).

Sore kemarin 13.00 Wita,  warga Banjar Selanbawak Kelod, Desa Selanbawak, Marga, Tabanan tersebut diduga tewas setelah meminum racun tikus.

“Dugaan sementara korban mengakhiri hidup dengan meminum racun tikus yang dimasukkan ke dalam botol air mineral. Motif korban masih lidik karena belum meminta keterangan keluarga dan rekan kerja,” kata Kapolsek Baturiti, Kompol I Gede Made Surya Atmaja.

Ia mengatakan, Kamis (4/5/2017) sekitar pukul 16.00 Wita, Dewa Darma datang menyewa kamar untuk istirahat selama tiga jam.

Ia masuk ke kamar sekitar pukul 17.00 Wita.

Dua jam berselang, karyawan hotel I Kadek Yomik Julia Darmika memberitahunya waktu menyewa kamar sudah habis.

Dewa Darma kemudian menjawab akan memperpajang waktu tinggalnya.

Saat itu, ia juga menyerahkan uang tambahan menyewa kamar hotel sebesar Rp 100 ribu.

Namun Dewa Darma tak keluar kamar hingga esok harinya sekitar pukul 12.00 Wita.

Karyawan hotel menggedor pintu kamar korban, tapi tidak ada respon.

Sekitar pukul 13.00 Wita, karyawan memtuskan untuk membuka pintu secara paksa dengan menggunakan linggis.

Setelah pintu terbuka, Yomik dan seorang rekannya melihat korban sudah terbujur kaku di atas tempat tidur.

“Di dalam kamar di atas meja ditemukan botol air mineral tercampur racun tikus, di atas meja juga terdapat bubuk racun tikus yang tumpah dan ada bekas bungkusan racun tikus. Tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban,” ujar Kompol Surya. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help